Malang, blok-a.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Pengusaha Dokumentasi Indonesia (HIPDI) Jawa Timur (Jatim) gelar pengukuhan dua pengurus cabang baru.
DPD HIPDI Jawa Timur kini mempunyai Dewan Pengurus Cabang (DPC) HIPDI Tengger dan juga DPC HIPDI Mataraman Timur.
Pengukuhan 2 DPC HIPDI baru ini dilakukan selama 2 hari, yakni 6 sampai 7 Agustus 2024 lalu di Palawi Resort, Coban Rondo, Kecamatan Pujon Kabupaten Malang.
Hadir dalam acara pengukuhan itu, Perwakilan Dewan Pengurus Daerah HIPDI Pusat Arif, Pengurus DPD HIPDI Jatim, Aswindra, Ketua DPD HIPDI Jatim, Gary Evan, dan anggota HIPDI Jatim, serta pengusaha dokumentasi, serta tokoh masyarakat sekitar lokasi.
Ketua DPD HIPDI Jatim, Gary Evan mengaku bangga dengan hadirnya dua pengurus cabang baru ini. Dia menyebut, HIPDI harus terus berkembang dengan cara memunculkan cabang-cabang baru di daerah.
“Saya mengapresiasi kepada para pengurus DPC Tengger, dan DPC Mataraman Timur yang telah siap untuk mengembangkan organisasi ini,” kata dia dalam rilis yang diterima blok-a.com, Rabu (14/8/2024).
Dia menyebut dua penambahan cabang baru HIPDI ini merupakan pengembangan yang cukup signifikan. DPC HIPDI Tengger nantinya akan melayani pencari jasa dokumentasi di sekitar Tengger.
“Sementara Mataraman akan melayani wilayah seperti Kediri, Bojonegoro, Madiun dan beberapa wilayah lain yang mencakup Mataraman,” tuturnya.
Dia berharap setelah pengukuhan dua cabang HIPDI Jatim ini, pencari jasa dokumentasi makin dipermudah dalam mencari usaha dokumentasi di wilayah masing-masing. Tak hanya itu, dua cabang HIPDI yang baru ini juga diharapkan mampu memberi pelatihan, serta meningkatkan kualitas SDM anggotanya.
“Keberadaan DPC baru ini juga akan mempermudah koordinasi, serta memberikan dukungan yang lebih baik kepada anggota di daerah tersebut,” jelasnya.
Acara pengukuhan tersebut juga diselingi dengan pelatihan dan pemberian materi terkait dokumentasi kepada para peserta. Dengan hadirnya DPC HIPDI baru ini, menunjukan bahwa HIPDI terus berkomitmen untuk berkembang serta meningkatkan kualitas layanan dokumentasi di Indonesia.









