Harganya Melambung Tinggi, Emak-emak Pusing Melihat Cabai Rawit Merah

Harga cabai meroket
Harga cabai meroket - Foto: Fimela

BLOK-A – Cabai rawit merah di pasar kini telah mencapai harga lebih dari Rp 120 ribu per kilogram. Para ibu rumah tangga sebagai pengatur uang dapur keluarga dibuat pusing oleh lonjakan harga ini.

Harga cabai rawit merah yang melambung tinggi ini terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Pasalnya, harga tersebut mempengaruhi harga dari komoditas bahan pangan rumah tangga lainnya.

Dilansir dari ID Today, cabai rawit merah sudah mencapai harga Rp 170 ribu per kilogram di Pasar Baru, Bekasi Timur. Dengan harga demikian jika kamu membeli Rp 10 ribu, isinya cuma 7-10 biji.

Para penjual di pasar mengatakan bahwa kenaikan harga cabai rawit ini disebabkan oleh musim penghujan yang membuat banyak perkebunan cabai rawit meah gagal panen.

Alhasil, harganya naik karena pasokan di pasaran tak bisa memenuhi tingginya jumlah permintaan oleh konsumen. Beberapa hari belakangan ini bahkan pasokan cabai kosong, tidak ada satupun yang menjual.

Sebenarnya, komoditas cabai rawit tidak mengalami kenaikan harga signifikan sejak awal tahun ini. Normalnya, harga cabai rawit merah dikisaran Rp 40 ribu per kilogram.

Kenaikan harga cabai rawit merah mulai terasa sejak menjelang perayaan Imlek pada Februari lalu. Saat ini, harganya sudah seperti daging sapi. Tak heran, banyak masyarakat saat ini memilih untuk makan daging daripada mengonsumsi cabai.

 

Exit mobile version