Hanya Berselang 25 Menit, Dua Kecelakaan Berujung Maut Terjadi di Banyuwangi

Piket lantas saat lakukan olah TKP Lakalantas maut yang terjadi di Kecamatan Genteng dan Wongsorejo, Sabtu (10/10/2026) (Foto: dok Satlantas Polresta Banyuwangi untuk blok-a.com)
Piket lantas saat lakukan olah TKP Lakalantas maut yang terjadi di Kecamatan Genteng dan Wongsorejo, Sabtu (10/10/2026) (Foto: dok Satlantas Polresta Banyuwangi untuk blok-a.com)

Banyuwangi, blok-a.com – Hanya dalam rentang waktu 25 menit, terjadi dua kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Satlantas Polresta Banyuwangi, pada Sabtu (10/10/2026) malam. Laka pertama melibatkan motor kontra truk Colt Diesel terjadi di Kecamatan Wongsorejo. Sedangkan laka kedua di Kecamatan Genteng melibatkan motor kontra motor.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfian, saat dikonfirmasi membenarkan dua kejadian tersebut. Menurutnya, kecelakaan pertama melibatkan motor kontra truk. Terjadi sekitar pukul 19.35 WIB, di Jalan Raya Banyuwangi – Situbondo, tepatnya di utara GWD, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo.

“Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Scoopy Nopol P-2730-YA kontra truk Colt Diesel Mitsubishi Nopol AD-8024-JF,” ujarnya kepada blok-a.com, Senin (12/10/2026).

Sebelum laka terjadi, motor Scoopy yang dikendarai SR (52), petani asal Desa Segobang, Licin, berboncengan dengan LH (42), melaju dari arah utara ke selatan. Saat tiba di TKP, pengendara motor berusaha mendahului kendaraan roda empat di depannya.

Namun saat mendahului, pengendara kehilangan keseimbangan hingga oleng ke kanan dan menabrak bagian depan sebelah kanan truk Mitsubishi yang dikemudikan RAK (25) asal Karanganyar, yang melaju dari arah berlawanan.

“Benturan keras pun tak terhindarkan. Akibat kejadian, SR mengalami luka robek di paha kiri dan kanan serta robek di kening. Hingga mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP. Sementara penumpangnya, LH, mengalami luka robek di dagu dan kaki kiri, patah tulang wajah, serta patah lengan tangan kiri bawah,” ungkapnya.

Korban meninggal dan luka kemudian dievakuasi ke RSUD Blambangan Banyuwangi.

Kecelakaan untuk Kedua Kalinya

Selang sekitar 25 menit kemudian, sekitar pukul 20.00 WIB, kecelakaan kedua terjadi di Jalan Raya Hasyim Ashari, tepatnya di simpang tiga depan BPR Nusamba, Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng.

Kecelakaan adu banteng tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat Nopol P-4313-UN kontra sepeda motor Honda Kharisma tanpa nopol.

“Akibat peristiwa tersebut 5 Orang alami Luka,” jelasnya.

Awalnya motor Honda Beat yang dikendarai DS (37), perempuan asal Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, yang berboncengan dengan anaknya RAN (6), melaju dari selatan ke utara. Dari arah berlawanan melaju motor Honda Kharisma yang dikendarai pelajar OMS (15), berboncengan dengan dua temannya NAP (15) dan A.

“Ketiganya merupakan warga Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng,” beber Ipda Pepri.

Saat tiba di TKP, motor Beat berbelok ke kanan.

“Karena jarak terlalu dekat dan kedua pengendara tidak sempat menghindar, tabrakan adu depan pun terjadi. Sehingga kelima orang yang menaiki dua motor tersebut terjatuh dan mengalami luka-luka,” imbuhnya.

DS mengalami retak hidung dan lecet di pelipis mata kiri, sementara RAN lecet di tangan dan kaki. Pengendara Kharisma, OMS, luka di dada dan lecet kaki kanan. Sedangkan penumpangnya NAP dan A mengalami lecet di tangan dan kaki.

Para korban sempat dibawa ke RSUD Genteng, kemudian pengendara Beat, DS, dirujuk ke RS Al-Huda Gambiran untuk perawatan lebih lanjut.

“Polisi mengimbau pada pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat malam hari dan ketika hendak mendahului kendaraan lain,” tutup Ipda Pepri. (Kur).

Caption : Piket lantas saat lakukan olah TKP Lakalantas maut yang terjadi di Kecamatan Genteng dan Wongsorejo, Sabtu (10/10/2026)(Foto dok Satlantas Polresta Banyuwangi untuk blok-a.com)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com