Blok-a.com – Lapangan Monas kembali menjadi pusat perhatian warga Ibu Kota. TNI Angkatan Darat (AD) menggelar TNI Fair 2025 selama tiga hari, mulai Jumat (19/9/2025) hingga Minggu (21/9/2025). Gelaran ini menghadirkan pameran alat utama sistem senjata (alutsista) serta berbagai terobosan dalam layanan publik.
Pameran digelar terbuka untuk masyarakat umum, dihadiri ribuan warga yang memadati area Monas. Terutama anak-anak sekolah dan keluarga yang penasaran melihat langsung kendaraan tempur yang selama ini hanya mereka lihat lewat layar televisi.
Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, Kepala Dinas Penerangan TNI AD, menyebut kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengenalkan alutsista terbaru, tetapi juga mempererat hubungan TNI dengan rakyat.
“Masyarakat bisa melihat langsung kemampuan alutsista yang dimiliki TNI AD. Ini bagian dari transparansi sekaligus wujud kedekatan TNI dengan rakyat,” ujar Brigjen Wahyu di Monas, Jakarta.
Selain pameran alutsista, TNI Fair 2025 juga menghadirkan layanan publik gratis. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, donor darah, hingga layanan administrasi kependudukan bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Tiga Alutsista Andalan di Monas
Melalui TNI Fair 2025, TNI AD tidak hanya memperlihatkan kekuatan militernya, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan bersama rakyat. Pameran alutsista dan layanan publik ini menjadi bukti bahwa pertahanan negara tidak terlepas dari dukungan dan kedekatan dengan masyarakat.

Dari puluhan peralatan militer yang dipamerkan , ada tiga alutsista yang menjadi andalan dan paling menarik perhatian pengunjung:
1. Tank Harimau
Tank medium buatan PT Pindad bekerja sama dengan FNSS Turki ini menjadi bintang utama. Dengan bobot 30 ton, panjang 7 meter, dan kecepatan hingga 70 km/jam, Tank Harimau mampu bergerak lincah di berbagai medan. Persenjataannya berupa meriam kaliber 105 mm yang membuatnya masuk dalam jajaran tank modern.
“Tank Harimau adalah alutsista paling baru di TNI AD, hasil kerja sama dengan Turki dan diproduksi di dalam negeri,” jelas Brigjen Wahyu.
2. Panser Anoa
Kendaraan tempur lapis baja ini menjadi salah satu yang paling sering dipamerkan karena produksi dalam negeri. Panser Anoa didesain multifungsi, baik untuk mengangkut pasukan maupun operasi tempur ringan. Kehadirannya di Monas memungkinkan masyarakat melihat detail dari dekat, mulai dari bodi baja hingga senjata pendukungnya.
3. Tank Leopard
Tank Leopard buatan Jerman juga tak kalah menyedot perhatian. Dengan desain besar dan garang, tank ini sudah lama menjadi salah satu tulang punggung TNI AD. Banyak pengunjung yang mengabadikan momen dengan berfoto di depan tank tersebut. (mg1)
Penulis: Rosa Dwi Eliyah (Mahasiswi Magang UTM Bangkalan)




