Sidoarjo, Blok-a.com – Ketersediaan stok kebutuhan pokok dan stabilitas harga menjelang hari Raya Idulfitri mendatang, menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Guna memastikan hal tersebut, Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, Kapolres Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, Kepala Satpol PP Sidoarjo Yany Setyawan serta OPD lainnya, mendatangi sejumlah pusat perbelanjaan di kota Delta. Di antaranya Superindo Jenggolo, Ramayana Supermarket, serta Hypermart Lippo Plaza Sidoarjo.
Hasil pemantauan langsung di tiga lokasi tersebut, menunjukkan kondisi ketersediaan stok bahan pokok masih aman. Begitu pula dengan harga kebutuhan pokok yang masih relatif stabil.
“Alhamdulillah, dari tiga lokasi yang kami kunjungi semuanya aman. Harga kebutuhan pokok masih terjangkau dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan menjelang Lebaran. Insya Allah Sidoarjo aman,” ujar Subandi, Kamis (5/3/2026).
Dalam kesempatan sama, Bupati Subandi juga menyoroti aspek kualitas produk yang dijual di pusat perbelanjaan. Ia menemukan beberapa produk dengan kemasan kaleng yang penyok.
Subandi menegaskan bahwa produk dengan kemasan rusak harus segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan saat dikonsumsi masyarakat.
“Jika kemasan kaleng kue penyok tetapi masih memiliki lapisan plastik pelindung di dalamnya, produk masih aman. Namun jika tidak, risiko kontaminasi bakteri bisa terjadi. Kami juga menemukan susu kaleng yang penyok. Dan langsung kami instruksikan untuk disisihkan. Untuk itu tim pengawas diminta lebih teliti,” kata Subandi.
Sedangkan terhadap kualitas makanan berbahan daging, Subandi meminta pemeriksaan dilakukan oleh tim dokter melalui uji laboratorium. Hal itu dilakukan guna memastikan produk tersebut aman dikonsumsi.
“Jenis daging, tadi kita perintahkan dokter untuk mengecek masalah kesehatannya. Apakah ada bakteri atau tidak. Nanti dicek ulang di laboratorium. Kalau memang ada bakteri, akan kita sampaikan kembali agar ditindaklanjuti,” ungkapnya. (fah/ova)










Balas