KOTA BATU – Batu Secret Zoo di Jatim Park (JTP) 2 merupakan salah satu taman konservasi satwa terlengkap di Indonesia yang menjadi rumah bagi ratusan jenis reptil di dunia, salah satunya adalah finsch’s monitor.
Finsch’s monitor (Varanus finschi) adalah suatu spesies biawak di keluarga Varanidae. Nama spesifiknya yakni “finschi”, diadaptasi untuk menghormati naturalis Jerman, Friedrich Hermann Otto Finsch (1839-1917).
Spesies finsch’ monitor ini banyak ditemukan di beberapa habitat, seperti hutan bakau, hutan pedalaman, pembukaan tebangan baru, perkebunan kelapa, hingga pantai berbatu.
Pola dorsal finsch’s monitor dewasa adalah sisiknya yang berwarna hitam dan kebanyakan tersusun dalam baris melintang tidak teratur disertai corak kekuningan. Pusat tubuh bagian belakangnya berwarna gelap keabu-abuan. Kepalanya gelap berbintik-bintik dengan banyak bintik kekuningan dengan lidahnya yang berwarna merah muda.
Spesies ini merupakan pemakan serangga. Mereka memakan sebagian besar serangga hingga kadal yang lebih kecil dan mamalia kecil seperti tikus, kalajengking, telur, hingga anak burung.
Finsch’s monitor umumnya beradaptasi dengan baik untuk hidup di pohon. Ekornya sangat panjang, kadang mencapai dua pertiga dari panjang badannya secara keseluruhan.
Finsch’s monitor banyak ditemukan dari Blanche Bay, Ralum, dan Massawa di Australia. Penelitian lebih lanjut pada spesimen museum yang tersedia saat ini mencakup Kepulauan Bismarck (Irlandia Baru), New Guinea hingga menuju Queensland, Australia.
Namun, pesimen dari Queensland tidak memiliki data pasti tentang lokasinya, sehingga distribusi pasti dari finsch’s monitor di Australia Utara masih belum diketahui secara pasti. Disamping itu, IUCN menetapkan status dari spesies biawak ini sebagai Least Concern.




