Film Cuties Dinilai Eksploitasi Anak secara Seksual, Netizen Gencarkan Tagar #CancelNetflix

Cuties
Cuties - Foto: The AEGIS Alliance

BLOK-A – Film Cuties yang ditayangkan oleh Netflix pada Rabu (9/9) kemarin rupanya menuai kontroversi karena dinilai mengeksploitasi seksual anak secara tak langsung dalam beberapa adegannya.

Dilansir dari Variety, Jumat (11/9), netizen Amerika Serikat (AS) menyerukan boikot atau meng-cancel Netflix menggunakan tagar #CancelNetflix. Tagar tersebut memuncaki trending topic Twitter sejak Kamis (10/9) malam waktu Indonesia.

Tak hanya lewat Twitter, netizen bernama Kelsi Swift turut menyerukan boikot kepada Netflix dengan membuat petisi Change.org. Hingga saat ini, petisi itu telah ditandatangani lebih dari 600 ribu orang dengan target 1 juta.

Cuties sendiri mengisahkan anak perempuan bernama Amy yang tinggal bersama ibu dan adik-adiknya pada kawasan kumuh di Paris, Prancis. Setiap hari ia menunggu ayahnya, yang berada si Senegal, kembali pulang.

Di saat bersamaan, Amy tertarik dengan klub tari twerking bernama Cuties yang digawangi tetangganya, Angelica. Semua berubah ketika akhirnya Amy bergabung dengan cuties.

Dalam Cuties ada beberapa adegan yang menurut netizen tidak layak karena mengeksploitasi seksual anak secara tidak langsung. Salah satunya adegan penampilan Cuties pada sebuah acara.

Adegan tersebut diunggah oleh jurnalis Daily Caller, Mary Margaret Olohan dengan tagar #CancelNetflix. Ia mengunggah video itu untuk membuktikan bahwa eksploitasi anak benar terjadi, terutama bagi orang-orang yang membela film ini.

Dalam video terlihat Amy menari bersama tiga personel Cuties. Dengan pakaian ketat yang terbuka, mereka menampilkan koreografi eksotis, seperti meregangkan kaki sembari menggoyangkan bokong ke atas dan ke bawah.

Kontroversi ini bukan kali pertama bagi Cuties. Pada Agustus lalu Netflix dikecam karena membuat poster Cuties yang menampilkan anak-anak dengan pakaian terbuka dan berpose erotis.

Cuties merupakan film asal Prancis yang memiliki judul orisinal Mignonnes. Film yang tayang perdana di Sundance Film Festival 2019 ini disutradarai dan ditulis oleh Maïmouna Doucouré.

Film ini digarap berdasarkan film pendek bertajuk Maman(s). Pada 2016 lalu Maman(s) memenangkan penghargaan Short Film International Fiction dalam ajang Sundance Film Festival 2016.

Exit mobile version