KOTA BATU – Ada beragam jenis burung yang dikoleksi oleh Eco Green Park. Taman wisata ini Jatim Park (JTP) 2 ini juga memelihara unggas, seperti si white crested khalij pheasant ini.
White crested khalij pheasant adalah spesies unggas yang biasa ditemukan di hutan dan semak belukar, terutama di kaki bukit pegunungan Himalaya dari Pakistan hingga bagian barat Thailand.
Spesies ini diperkenalkan ke Hawaii pada tahun 1962 sebagai burung gamebird. Nama spesies burung juga dieja “kaleege” dalam teks-teks lama.
White crested khalij pheasant jantan bentuknya bervariasi, tergantung pada subspesiesnya. Jantan memiliki panjang total 63 hingga 74 cm, sementara betina dari 50 hingga 60 cm.
Tetapi, semuanya memiliki sebagian bulu berwarna hitam kebiruan yang mengilap dengan corak putih di bulu-bulu kepalanya yang menjadi ciri khas spesies ini. Sementara itu, betina secara keseluruhan berwarna kecoklatan.
Kedua jenis kelamin burung ini memiliki wajah merah dan kaki keabu-abuan. Umumnya mereka tersebar luas, meskipun tiga subspesiesnya yakni L. l. Oatesi , L. l. Lineata, dan L. l. crawfurdi dianggap terancam punah. L. l. moffitti bahkan hampir tidak dikenal di alam liar.
Burung white crested khalij pheasant berkerabat dekat dengan burung perak. Kedua spesies ini diketahui melakukan hibridisasi.
Betina berwarna kecoklatan. Pada beberapa subspesies, bagian bawahnya terlihat jelas memiliki warna keputihan dan hitam, sementara di subspesies lain, sebagian besar bulu memiliki tepi pucat sehingga tampak bersisik.
Anda bisa menemukan burung ini di area Corridor Burung milik Eco Green Park. Pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan memberi makan burung white created khalij pheasant ini dari luar exhibitnya.
Selain burung khalij, Anda juga bisa melihat ratusan spesies burung lainnya, mulai dari pelican, beragam jenis elang, emu, bangau, nuri, dan masih banyak lagi. Tentunya hanya di Eco Green Park ya!









Balas
Lihat komentar