Duel Catur Sambil Drifting, Raffi Ahmad VS Irene Sukandar Catatkan Rekor MURI

Raffi Ahmad Vs Irene Sukandar Raih Rekor Muri
Raffi Ahmad Vs Irene Sukandar Raih Rekor Muri - Foto: Raffi Ahmad/Instagram

BLOK-A – Selebritis dan YouTuber Raffi Ahmad menantang Women Grand Master (WGM) Irene Sukandar dalam sebuah duel catur buta (blind chess). Duel catur di dalam mobil yang sedang dikemudikan oleh drifter profesional Akbar Rais ini kemudian berhasil memecahkan Rekor MURI.

Dalam duel tersebut, Irene berada di dalam mobil yang sedang drifting, sementara Raffi berada di depan papan catur.

Irene diwakili Gilang yang berada di depan papan catur. Melalui alat komunikasi, Irene memberi arahan kepada Gilang untuk menjalankan bidak caturnya melawan Raffi Ahmad.

Pertandingan yang berlangsung sekitar 18 menit itu kemudian berakhir imbang. Meski seri, laga ini tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dan mencatatkan rekor Pertandingan Catur Pertama dalam Mobil Drifting.

Suami dari selebritis Nagita Slavina itu terlihat sangat antusias karena pertandingannya melawan Irene tersebut berhasil memecahkan rekor MURI.

“Alhamdulillah kita mendapatkan rekor MURI karena acara ini adalah acara pertarungan catur pertama di dalam mobil drifting!,” tulis Raffi di akun Instagramnya @raffinagita1717, pada Minggu (4/4).

Laga ini juga mempersembahkan hadiah bagi kedua pihak yang berkompetisi. Namun, total hadiah Rp 120 juta dibagi sama rata karena hasil pertandingannya adalah imbang.

Wakil Direktur MURI, Osmar Semesta Susilo, usai pertandingan yang disiarkan langsung di YouTube RANS Entertainment pada Minggu (4/4) mengatakan bahwa ini memang rekor catur pertama yang diadakan dalam mobil yang sedang drifting.

“Ini rekor dunia!,” kata Osmar kepada penonton YouTube RANS Entertainment.

Sebelumnya, dalam laga ini peserta akan mengantongi Rp 100 juta untuk yang menang dan Rp 20 juta untuk yang kalah.

Namun, Raffi memilih untuk tidak mengambil hadiah Rp 60 juta dari hasil imbang tersebut dan lebih memilih menyumbangkan semua uang yang didapat kepada mantan atlet catur di Indonesia.

Exit mobile version