DPC PDI Penjuangan Sampang Gelar Pendidikan Politik, Gus Rahmat: Jangan Tertipu Politik Atas Nama Agama

DPC PDI Penjuangan Sampang ketika menggelar pendidikan politik yang diikuti 14 PAC se-kabupaten Sampang, bertempat di Aula Pertemuan, Minggu (27/11/2022) siang.

Sampang, blok-a.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Sampang melaksanakan giat Pendidikan Politik, kepada para Kadernya di 14 Kecamatan se – Kabupaten Sampang, bertempat di Aula Pertemuan Jl. Jaksa Agung Suprapto Sampang depan Pom Bensin. Dengan tema “Politik Identitas” Minggu (26/11/2022).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Sampang, H. Moch. Norahmad, SH, Sekretaris DPC PDI Penjuangan Sampang Sayadi, Bendahara DPC PDI Penjuangan Sampang Iwan Efendi sekaligus Ketua Fraksi PDI Penjuangan DPRD Sampang, para pemateri, yaitu Gus Rahmat Ketua PC LBM NU Sampang dan Hernandi atau yang dikenal dengan Dedet.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Sampang H. Moch. Norahmad, SH, dia pun mengatakan dalam sambutannya, sangat penting para kader PDIP Sampang untuk mengikuti Pendidikan tersebut, agar pemahaman tentang politik bisa bertambah.

“ Sangat penting para kader PDI Penjuangan untuk mengikuti Pendidikan Politik ini, agar nantinya bisa memperkuat dan mempersolid kekuatan PDI Penjuangan di Tahun 2024, maka kami sengaja mendatangkan dua pemateri yang luar biasa, Gus Rahmat sebagai kajian dalam segi Agama, dan Mas Dedet kajian dalam segi wawasan kebangsaan,” Ucapanya.

Dia berharap, ilmu yang didapat para kader dan sayap – sayap DPC PDI Penjuangan Sampang bermanfaat, dan menambah wawasan, serta bisa berjuang nantinya di Tahun 2024 Pesta Demokrasi.

“ Semoga Ilmu yang didapatkan setelah mengikuti acara pendidikan ini bermanfaat, dan berjuang untuk kemenangan PDI Penjuangan di Kabupaten Sampang “. Harapnya.

Pemateri pertama, Gus Rahmat, menyampaikan, pandangan dari segi Agama, kata dia, seperti dawuh Imam Ghozali, demokrasi merupakan hal penting dalam kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara, maka, perlu menyatukan pendapat dalam partai politik, dan bisa memilih partai yang sesuai dengan kepentingan bersama.

“ Dalam Salah satu kitab, karya dari Imam Ghozali, Demokrasi merupakan salah satu hal penting dalam berbangsa bernegara, maka demokrasi ini harus kita pelihara bersama “. Katanya.

Masih kata dia, kesadaran politik harus disampaikan kepada semua pihak, dia mencontohkan, banyak isu – isu politik yang mana dibungkus dengan persoalan Agama, propaganda yang terjadi karena minimnya pengetahuan tentang politik, sehingga mereka yang memanfaatkan menunggu sesuai yang diperdebatkan oleh agama lantas dibawa ke Politik.

“ Jangan Tertipu Politik Atas Nama Agama, mereka memanfaatkan momen agar membuat gadung politik, dengan cara persoalan agama dibawa politik, oleh karenanya, para kader ini harus bisa mem karter dan memberikan pemahaman agar Demokrasi di Indonesia berjalan dengan aman dan sejuk “. Tutupnya. (Yus/Gim)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com