Dianggap Sebagai Legenda, Inilah Pesepakbola yang Namanya Dijadikan Nama Stadion

Johan Cruyff
Johan Cruyff - foto: Wikipedia

BLOK-A – Ada banyak cara bagi sebuah klub untuk memberi penghormatan kepada seorang pemain. Mulai dari piala, membuat patung, hingga memensiunkan nomor punggung. Namun, ada satu lagi tahap tertinggi dalam penghormatan bagi seorang pesepakbola. Yaitu, menjadikan nama sosok tersebut sebagai nama stadion.

Berikut deretan pesepakbola yang namanya menjadi nama stadion.

Ali Daei (Iran)

Stadium Ali Daei
Stadium Ali Daei

Ia bisa disebut sebagai pesepakbola tersukses dari Iran. Ali Daei meraih ketenaran setelah sempat bermain di Bundesliga Jerman untuk Bayern Munich dan Hertha Berlin. Daei masih pemegang rekor pencetak gol di laga internasional sepanjang masa. Mengalahkan Pele, Maradona, hingga Cristiano Ronaldo. Namanya pun jadi nama sebuah stadion untuk klub Naft Tehran.

Gheorghe Hagi (Romania)

Stadium Gheorghe Hagi
Stadium Gheorghe Hagi

Berjuluk Commandante, Hagi sering disebut sebagai pesepakbola Romania tersukses sepanjang masa. Atas kontribusi besarnya bagi negara, klub Farul Constanta mengubah nama stadionnya dengan Stadionul Gheorghe Hagi atau Stadionul Farul yang terletak di Kota Constanta.

Ferenc Puskas (Hungaria)

Stadium Puskas Ferenc
Stadium Puskas Ferenc

Ferenc Puskas sudah kerap disebut sebagai striker terbaik sepanjang masa. Namanya bahkan kini dijadikan sebagai penghargaan bagi pencetak gol terindah oleh EUFA. Stadion utama Hungaria pun mengambil namanya. Puskas Ferenc Stadium mampu menampung hingga 104 ribu penonton. Namun, kini sedang direnovasi sehingga hanya bisa memasukkan setidaknya setengah dari kuota total.

Giuseppe Meazza (Italia)

Stadium Estadio Giuseppe Meazza
Stadium Estadio Giuseppe Meazza

Penyerang legendaris Italia ini menghabiskan mayoritas karirnya untuk Inter Milan. Ia berseragam biru-hitam selama 13 tahun dengan tampil 348 kali dan mencetak 241 gol. Meazza sukses dua kali angkat trofi Piala Dunia. Inter Milan pun menamai rumahnya dengan Giuseppe Meazza. Uniknya, AC Milan juga berumah di sana. Namun, skuad merah-hitam memakai nama San Siro.

Johan Cruyff (Belanda)

Stadium Johan Cruyff Arena
Stadium Johan Cruyff Arena

Namanya besar saat bermain untuk Barcelona. Saat pensiun, Cruyff turut mengembangkan akademi La Masia hingga melahirkan nama besar sekaliber Xavi Hernandez dan Lionel Messi. Di timnas, ia mempopulerkan gaya bermain Total Football. Kontribusi besarnya untuk sepakbola dihargai tinggi Ajax Amterdam. Stadion kebanggaan Ajax diubah namanya menjadi Johan Cruyff Arena pada 2017.

Santiago Bernabeu (Spanyol)

Stadio Santiago Bernabeu
Stadio Santiago Bernabeu

Santiago Bernabeu Yeste salah satu orang paling penting untuk Real Madrid hingga mendapat julukan Los Blancos. Bernabeu hanya bermain 51 kali untuk Madrid. Setelah pensiun, ia 35 tahun menjabat jajaran direksi hingga presiden klub. Dialah yang menjadikan Madrid sebagai salah satu tim terkuat di Eropa hingga kini sehingga namanya dijadikan sebagai nama stadion Real Madrid.

Diego Maradona (Italia)

Stadium Estadio Diego Maradona
Stadium Estadio Diego Maradona

Namanya merupakan legenda besar bagi SSC Napoli. Oleh karenanya, seluruh Kota Naples bersedih kala Maradona meninggal. Pemain Argentina itu dianggap sebagai salah satu yang mengubah nasib Napoli dari tim semenjana jadi tim unggulan di Serie A. Nama Stadion San Paolo pun diubah menjadi Estadio Diego Maradona dua minggu setelah kematiannya.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com