KABUPATEN MALANG – Momen pemilihan Pilbup Malang 2020 semakin dekat. Kurang lebih 20 hari lagi atau 9 Desember lagi masyarakat Kabupaten Malang dipersilakan untuk mencoblos kertas suara.
Jelang hari penentuan tersebut, Tim Paslon LaDub (Lathifah Shohib – Didik Budi Muljono) sudah tancap gas untuk mengamankan suara.
Setidaknya 20 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Pilbup Malang 2020, yakni 2.003.680 sedang digarap tim LaDub untuk dirayu memilih paslon nomor urut dua.
Ketua Tim Pemenangan LaDub, Ali Ahmad mengaku 20 persen itu adalah daerah yang ia sebut sebagai ‘ruang kosong’.
‘Ruang Kosong’ itu sendiri berdasarkan definisi Gus Ali, sapaan akrabnya adalah desa-desa di Kabupaten Malang yang warganya tidak tahu kalau ada Pilbup Malang 2020.
“Jadi 20 persen itu belum ada teman-teman (paslon) lain yang menggarap. Warganya sendiri bahkan belum tahu kalau ada Pilkada dan paslonnya siapa saja belum tahu. Dan kami sudah maping desa itu mana saja,” kata Gus Ali ke Blok-A.
Gus Ali sendiri nantinya akan menggerakan mesin politik LaDub ke ‘ruang kosong’ tersebut di sisa waktu kampanye. Tugasnya adalah untuk sosialisasi sekaligus mengampanyekan LaDub.
“Dan insyallah 20 persen lebih itu sudah di tangan kami dan menambah kesempatan menang kami bertambah. Jadi fokus kami gak merebut kantong (suara) paslon lain. Kami fokus ke ruang kosong saja. Tidak usah gontok-gontokan (berebut suara),” tuturnya.
Sementara saat disinggung di desa mana ‘ruang kosong’ itu berada. Gus Ali enggan menjawab. Namun, ia memberi contoh ‘ruang kosong’ itu berada di Kecamatan Ngantang.
“Ya di sana (Kecamatan Ngantang) contohnya. Banyak di sana. Tapi desanya mana. Rahasia lah,” tutupnya.




