Deadline Besok, Pj Wali Kota Malang Manfaatkan untuk Istikharah Sebelum Mundur untuk Pilkada 2024

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat

Kota Malang, blok-a.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah mengeluarkan instruksi melalui surat edaran yang menyarankan agar penjabat kepala daerah dan ASN yang ingin maju dalam Pilkada 2024 untuk mengundurkan diri paling lambat 40 hari sebelum pendaftaran calon.

Sejalan dengan instruksi tersebut, tiga Penjabat (Pj) bupati dan wali kota di Jawa Timur memutuskan untuk mengajukan pengunduran diri menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Dua di antara mereka yang telah mengirimkan surat pengunduran diri adalah Sugiat dari Jombang dan Soekwanto dari Bondowoso. Keduanya berencana untuk maju sebagai calon kepala daerah di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Hergunadi dari Magetan juga sedang dalam proses penyerahan surat pengunduran diri dan nantinya juga akan ikut serta dalam Pilkada 2024.

Disinggung tentang hal ini, Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang juga santer dikabarkan akan melenggang ke Pilkada 2024 masih belum memberikan jawaban pasti.

Ia hanya mengatakan bahwa belum mendapatkan petunjuk walau hanya tersisa satu hari saja dari batas pengunduran diri untuk dapat terjun ke Pilkada 2024.

“Kan masih ada satu hari to, kan masih ada besok. Kalau istiqorohnya nanti malam ternyata ada petunjuk ‘wah harus ikut’,” ujarnya dengan sedikit bercanda saat ditanya oleh awak media terkait hal ini pada hari Selasa (16/7/2024).

Ia menambahkan bahwa poin yang harus ia pertimbangkan adalah pengunduran diri dari status ASN dan Pj kepala daerah yang saat ini masih diembannya.

“Ya keputusannya kan masih nanti, saya istiqoroh dulu. Karena harus jelas, kalau saya mundur kan harus mundur dari jabatan, dari ASN, dan sebagainya,” terangnya.

Tapi Wahyu tidak menampik bahwa ia sudah sempat berkonsultasi dengan beberapa pihak terkait prosedur pengunduran diri sebelum bisa mencalonkan diri.

“Kalau konsultasi-konsulatsi iya, terkait bagaimana caranya, dan lain-lain. Tanya caranya kan boleh, perkara nanti iya dan tidaknya hal lain,” tutur Wahyu.

Bahkan, ia tidak menampik sudah didekati sejumlah, bahkan semua, partai yang ada di Kota Malang. Namun saat ditanya partai mana yang lebih cenderung untuk mengusungnya, ia masih belum memberikan bocoran.

“Semua partai sudah banyak yang berkoordinasi dengan saya. Semua partai sudah mendekati, ada yang meminta, tap ikan saya belum memutuskan iya dan tidaknya. Cenderungnya sama semua,” ujarnya.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com