blok-A.com – Tim Gabungan Aremania (TGA) saat ini sedang memfokuskan korban Kanjuruhan yang membutuhkan perawatan, Rabu (19/10/2022).
Hal ini bertujuan untuk membaiknya kondisi mental dan kesehatan, para korban tragedi kelam Kanjuruhan.
Blok-A.com menghubungi salah satu perwakilan TGA. Ia adalah Koordinator Pendataan Korban TGA, Dadang Hermawan.
Dadang menurutkan bahwa Tim Gabungan Aremania sekarang, lebih mengedepankan korban-korban yang membutuhkan perawatan. Ketakutan Dadang sebagai Koordinator Pendataan Korban, ialah jangka panjang dari efek memar ataupun mata merah yang dialami oleh para korban Kanjuruhan.
“Fokus dari TGA sendiri adalah korban yang butuh perawatan dulu. jangan sampai ada yang cacat permanen, sehingga takutnya tidak bisa kerja,” tutur Dadang.
Lanjut Dadang, Posko Tim Gabungan Aremania, membuka pusat pengaduan bagi para korban Kanjuruhan. Dadang menginginkan, Posko Tim Gabungan Aremania bisa meng-cover kesehatan mental yang berkonsultasi disana.
“Yang terluka sekarang ke cover semua, dan bisa beraktivitas seperti sedia kala. Saya ingin yang bersangkutan atas Tragedi Kelam Kanjuruhan, bisa mengakui dan bertanggung jawab,” ucap Dadang.
Terpisah, Tim Trauma Healing TGA, Lilo menjelaskan bahwa adanya rasa takut yang berlebih, ketika korban sedang bercerita kejadian yang mereka alami di Posko Tim Gabungan Aremania (TGA). Kebanyakan mereka mengalami halusinasi, hingga Panic Attack.
“Rasa takut masih ada ya hingga halusinasi, ada beberapa yang gemetar juga seperti Panic Attack. Disini kami melakukan penanganan pertama saja seperti gimana caranya menghadapi rasa takut dan memberi dukungan,” tutur Lilo.
“Jika memang membutuhkan perawatan, kita akan rujuk ke Rumah Sakit yang ada di Kota Malang,” tutup Lilo.
(rco/bob)










Balas