BLOK-A – Sekilas ketika melihat bentuk dan namanya, kita kerap berpikir bahwa tempura merupakan makanan khas Jepang. Namun tahukah kamu, bahwa makanan laut atau sayuran berbalut tepung yang digoreng ini justru berasal dari negara yang jauh dari Jepang?
Mengutip South China Morning Post, Senin (18/1), tempura sesungguhnya berasal dari Portugal. Warga Jepang lah yang disebut mengadaptasi resep aslinya dari Portugal. Namun, mereka meringankan adonan agar lebih renyah dan menggunakan bahan-bahan lain seperti makanan laut.
Pada zaman dulu, makanan ini dibawa oleh tiga orang misionaris asal Portugal yang terdampar di Jepang pada sekitar 1543 silam. Menurut beberapa teori, makanan ini diperkenalkan oleh Antonio da Mota, Fransisco Zeimoto, dan Antonio Peixoto, yang dipercaya sebagai orang Eropa pertama yang menginjakkan kakinya di Jepang.
Ketiga orang Portugal itu berdagang senjata, tembakau, dan tepung. Selain itu mereka juga berbagi resep hidangan kacang hijau goreng yang populer, dengan sebutan peixinhos da horta.
“Orang Portugal membawa senjata dan tepung untuk diperdagangkan. Orang Jepang saat itu sudah tahu cara menggunakan senjata, tapi tidak dengan tepung. Saat mereka bertanya apa yang harus dilakukan dengan tepung, orang Portugal menyuruh mereka menggorengnya dengan sayuran. Begitulah awal mula tempura di Jepang,” ujar Eisaku Hara, seorang koki asal Jepang.
Dari sana, sajian tempura kian tersebar ke seantero negeri. Sajian ini juga dikenal dengan istilah ‘yatai’ dan dijual di hampir setiap warung pinggir jalan.
Orang Jepang pun belajar meracik sayur dengan adonan tempura, kemudian mencoba cara yang sama dengan bahan makanan lain, yaitu belut.
“Mereka [orang Jepang] belajar mengawetkan belut laut dengan menggorengnya sebagai tempura,” kata Hara.
Secara etimologi, kata ‘tempura’ sendiri memang lekat dengan akar bahasa Portugal. ‘Memasak’ dalam bahasa Portugal berarti ‘tempera’. Sedangkan ‘masakan’ dalam bahasa Portugal berarti ‘temporo’.
Meski tempura pada awalnya digunakan untuk menggoreng kacang hijau, tapi tak ada yang tahu secara pasti awal mula munculnya peixinhos da horta. Koki asal Portugal, Rodolfo Vicente mengatakan bahwa menu itu menjadi makanan rakyat yang paling populer di Portugal pada abad ke-16.
“Dulu dimakan saat pra-Paskah, untuk berpuasa dari daging, dan sayuran ini adalah hal yang baik yang bisa dimiliki umat Katolik,” kata Vicente.




