Bromo Bakal Steril dari Kendaraan Bermotor Selama Peringatan Wulan Kapitu, Catat Tanggalnya

Gunung Bromo
Gunung Bromo - Foto: bromotenggersemeru.org

KOTA MALANG – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengumumkan Kaldera Tengger akan bebas dari kendaraan bermotor selama tiga hari. Hal ini berbarengan dengan peringatan Wulan Kapitu yang diselenggarakan awal tahun ini.

Rangkaiannya yakni, Megeng yang digelar 13 Januari 2021, Mbabar Alit pada 29 Januari 2021, dan Mbabar Ageng pada 12 Februari 2021. Pada kesempatan itu, kendaraan bermotor dilarang memasuki area Kaldera Tengger/Bromo.

Sehingga, kendaraan bermotor hanya diperkenankan masuk sampai batas pintu masuk Coban Trisula Kabupaten Malang dan pintu masuk Senduro, Kabupaten Lumajang di Savana Teletubies. Selanjutnya Pintu masuk Cemorolawang di Bungkah Kabupaten Probolinggo, dan Pintu masuk Resort Gunung Penanjakan Wonokitri di Bungkah Kabupaten Pasuruan.

“Aktivitas wisata di lokasi tersebut tetap diperkenankan dengan menggunakan kuda (wajib menggunakan kantong kotoran kuda), sepeda, tandu dan jalan kaki,” terang pelaksana tugas (Plt) Kepala BB TNBTS Agus Budi Santosa.

Selain itu, pengecualian juga berlaku untuk kepentingan Dinas Pemerintahan yang bersifat kegawatdaruratan dan patroli pemantauan kawasan.

Pelaksanan Kaldera Tengger Bebas Kendaraan Bermotor pada Wulan Kapitu merupakan salah satu implementasi 10 cara baru pengelolaan kawasan konservasi yaitu penghormatan terhadap adat dan budaya masyarakat Tengger. Selain itu juga merupakan momentum untuk memulihkan ekosistem kawasan Bromo dan sekitarnya.

“Namun, mengingat penutupan wisata Bromo pada masa pandemi covid 19 ini berdampak signifikan pada sektor wisata dan sosial-ekonomi masyarakat, maka untuk tahun 2021 hanya dilaksanakan selama 3 hari,” jelasnya.

Keputusan bebas kendaraan bermotor di Kaldera Tengger diambil pada 6 Januari 2021 dalam rapat luring di Aula Balai Besar TNBTS. Rapat tersebut dihadiri perwakilan BB TNBTS, Camat Tosari, Koramil Tosari, Koramil Sukapura, Kapolsek Tosari, Kades Wonokitri, Jeep Tumpang dan Penanjakan, Saver, Pokdarwis Wonokitri, PKL Penanjakan.

Rapat tersebut juga dilakukan secara daring melalui Zoom Cloud Meeting yang dihadiri perwakilan BBTNBTS, Supoyo selaku sesepuh/tokoh masyarakat Tengger, perwakilan Instansi terkait, Forum Sahabat Gunung, Perwakilan Pelaku Jasa Wisata TNBTS dan mitra terkait lainnya).

Selama hari bebas kendaraan bermotor diterapkan pengamanan bersama dilaksanakan dengan dukungan personil dari BB TNBTS dan Mitra.

Exit mobile version