Bisa Bikin Fantasi Berlebihan, Ini 5 Perbedaan Seks di Film Dewasa Vs Dunia Nyata

Film Dewasa
Film Dewasa - Foto: Entertainment Tonight

BLOK-A – Film dewasa atau tayangan yang mengandung konten seksual memang banyak menjual fantasi atau hal-hal yang didambakan oleh penontonnya. Padahal, apa yang ditampilkan dalam film dewasa tak sepenuhnya menampilkan realitas sehari-hari. Namun tak bisa dipungkiri banyak orang terpengaruh, bahkan kesehariannya sulit melepaskan diri dari fantasi tersebut.

Menuntut pasangan untuk memberikan performa seperti di film dewasa jelas tidak realistis. Ada banyak hal yang pastinya penuh rekayasa, dan dalam kehidupan nyata mustahil bisa terjadi.

Mengutip situs Spunout.ie, Sabtu (12/9), berikut ini adalah perbedaan seks di film erotis dan dunia nyata:

1. Consent atau Persetujuan

Consent atau persetujuan untuk melakukan hubungan seks sangat jarang ditampilkan dalam film, seolah-olah semua orang selalu siap untuk melakukan hubungan intim. Padahal dalam realitasnya, semua orang yang melakukan hubungan seks, harus melalui persetujuan kedua pihak terlebih dahulu.

Jika salah satu sedang letih atau tidak mood, tentu saja tidak boleh memaksakan kehendak.

2. Ereksi Non-stop

Dalam film erotis, seks biasanya digambarkan dengan ereksi yang keras dan bertahan lama. Padahal dalam dunia nyata, pria kadang mengalami masalah ereksi dan ejakulasi dini.

3. Pemakaian Kondom

Dalam film erotis, seringkali digambarkan pria yang melakukan seks, sama sekali tidak memakai kondom atau pengaman saat melakukan penetrasi. Padahal dalam dunia nyata, penggunaan kondom sangat penting untuk mencegah kehamilan dan Infeksi Menular Seksual (IMS).

4. Bentuk Tubuh

Pemain dalam film erotis selalu digambarkan memiliki lekuk tubuh yang indah. Padahal dalam dunia nyata, tak semua orang memiliki bentuk tubuh demikian. Oleh karena itu, cobalah untuk percaya diri dan berhenti membandingkan tubuh dengan orang lain.

5. Suara Desahan

Dalam film erotis, suara desahan seringkali terdengar keras, seakan-akan si pemain sangat menikmatinya. Padahal dalam dunia nyata, tidak mendesah dengan keras, bukan berarti tidak menikmati sesi bercinta. Bahkan, desahan keras sebenarnya bisa saja menandakan seseorang sedang berakting dan pura-pura orgasme.

Exit mobile version