BLOK-A – Paris Saint-Germain (PSG) harus menerima pil pahit dengan mengalami dua kekalahan beruntun di awal Ligue 1 Prancis musim 2020/21. Pil pahit itu kali ini diberikan Olympique Marseille lewat skor tipis 1-0 dalam laga yang diadakan di Parc Des Princess, senin (14/9) dini hari. Satu-satunya gol dicetak Florian Thauvin pada menit ke-31 memanfaatkan servis Dimitri Payet.
Ini adalah kemenangan Marseille pertama atas PSG setelah sembilan tahun. Pertandingan derby Liga Prancis yang biasa disebut Le Classique itu berlangsung sangat sengit hingga wasit harus mengeluarkan lima kartu merah dan 14 kartu kuning.
Setelah sebelumnya kehilangan tujuh pemain karena positif Covid-19, kali ini Thomas Tuchel selaku juru taktik bisa memainkan empat pemain kunci. Termasuk Neymar Jr yang jadi otak serangan dalam laga tersebut.
Tuan rumah PSG sejatinya mendominasi alur serangan hampir sepanjang laga. Mereka memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah dan Tuchel yang sudah bisa menjalankan strategi kunci yang biasa dilakukan.
Namun, Steve Mandanda sebagai kiper Marseille bermain tidak kalah tangguh. Ia sukses menghentikan setidaknya tiga peluang emas yang sudah sangat dekat menjadi gol. Aksi Marco Verratti, Pablo Sarabia, dan Neymar dihentikannya tepat di atas garis gawang.
Pertandingan babak kedua berjalan memanas. Leandro Paredes dan Dario Benedetto terlibat keributan sehingga keduanya harus dikartumerahkan wasit. Setelah itu, ada beberapa kali cekcok mulut dari kedua pemain yang terjadi sehingga tensi semakin meningkat.
Detik-detik akhir laga justru dilalui dengan panas. Tiga kartu merah diberikan untuk Jordan Amavi dari Marseille serta Layvin Kurzawa dan Neymar. Dua penggawa PSG tersebut dikeluarkan hanya beberapa menit sebelum laga berakhir karena menampar kepala Alvaro Gonzalez.





