KOTA MALANG – Pekerja seni Rampal kota Malang bahagia. Begitu pula warga dan penikmat seni juga ikut bahagia. Kebahagiaan itu tumpek blek di Jenggirat Fest yang digelar di Jalan Lembang, Kelurahan Rampal Celaket, Minggu (25/10).
Acara yang digelar oleh Pokdarwis Satrio Turonggo Jati ini mewadahi pekerja seni menampilkan karya seninya. Entah itu berupa kerajinan tangan seperti ukiran dan kendang atau lainnya.
“Semua di sini ditampilkan dan dipamerkan. Harapannya tentunya dengan publikasi seperti ini karya seni Kota Malang bisa sampai dijual ke luar kota dan banyak yang beli,” kata Ketua Pokdarwis Satrio Turonggo Jati, Nanang Gustanto ke awak media.
Selain pameran karya seni berupa kerajinan tangan, di Jenggirat Fest juga menampilkan tarian seni, dan lomba kostum carnival.
“Dan ini menjadi wadah kerinduan pekerja seni yang ingin menari dan warga yang ingin melihat seni tari sekaligus kostum carnival yang sudah lama tidak dipamerkan,” kata ia.
Dalam festival tersebut terlihat sejumlah tarian yang ditampilkan. Sebut saja tari Bapang, tari Gandrung, dan Tari Nusantara. Tiga tari tradisional itu nampak meriah ditampilkan karena riuhnya tepuk tangan penonton.
“Dan pamungkasnya ada guest star kami tampil terakhir yakni penyanyi Yudi Prata yang membawakan lagu hitsnya Sak Celupan. Jadi makin meriah festival ini. Tapi tetap protokol kesehatan kami kedepankan,” kata ia.
Sementara itu, Nanang juga berujar bahwa tujuan dari diadakannya festival ini berhasil. Tujuannya adalah mengembalikan geliat dunia seni di Kota Malang.
“Dengan adanya Jenggirat Fest kami yakin dunia seni tidak terhenti di tengah pandemi Covid-19. Dan hari ini adalah bukti kemeriahannya,” tutupnya.




