Belum Digunakan Olahraga, Proyek Tiang Ring Basket di Sampang Tumbang

Tiang ring basket di kawasan Sampang Sport Center (SSC) sudah roboh sebelum digunakan. (blok-a.com/Rafi)

Sampang, blok-a.com – Sarana olahraga bagian tiang ring bola basket yang baru selesai dibangun di kawasan Sampang Sport Center (SSC), Jalan Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Kota setempat roboh pada beberapa waktu lalu.

Mendengar kejadian itu, beberapa anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, turun langsung dengan cara Inspeksi Mendadak (Sidak) untuk melihat salah satu kondisi pembangunan tiang ring bola basket yang telah roboh maupun yang masih bertahan berdiri di lapangan.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sampang, Nasafi menyampaikan, Sidak dilakukan sebagai respon tindak lanjut pengaduan dari masyarakat terkait kejadian satu tiang ring bola basket. Namun, tiang ring yang roboh telah dievakuasi dari lokasi.

“Benar ada kejadian tiang ring bola basket yang baru selesai dibangun roboh. Ring basket sudah tidak ada di lokasi, dan mungkin dilepas pelaksana kontraktor untuk diperbaiki. Tentu, kami akan tetap memanggil Dinas terkait dan kontraktor yang melaksanakan proyek,” ujarnya, Minggu (9/10/2022).

Menurutnya, sarana olahraga jenis tiang ring bola basket roboh pada masa pelaksanaan kegiatan belum berakhir. “Beruntung masa pelaksanaan proyek tiang ring bola basket di SSC rusak pada waktu masih dalam proses pengerjaan,” imbuhnya.

Fasilitas olahraga di Sampang Sport Center (SSC) berlokasi di Jl. Imam Bonjol II, RW II, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, sebagian hampir rampung, dengan anggaran sekitar Rp 2,5 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU). Tetapi pembangunan baru saja selesai, sudah ada yang rusak yaitu tiang fasilitas lapangan basket roboh atau patah.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang, Manilem mengakui, jika tiang ring basket roboh akibat ada beberapa orang yang diketahui sengaja bergelantung pada bagian papan besi.

“Tiang ring basket roboh karena besi papan basket sengaja digelantungi oleh tiga orang. Sehingga tiang besi yang memenuhi standar tetap tidak tahan,” ungkapnya.

Manilem menyebutkan, kegiatan tiang ring basket masih masa pemeliharaan, dan segala kerusakan ditanggung kontraktor pelaksana, serta diminta segera dilakukan perbaikan untuk sarana olahraga bola basket di wilayah Sampang.

“Kontraktor atau rekanan supaya secepatnya mengganti tiang dengan bahan yang lebih berkualitas lebih tahan, agar lebih kuat dan fasilitas lapangan basket dapat digunakan pecinta basket Sampang,” ucapnya. (Fi/Gim)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com