Begini Gambaran Proses Vaksinasi Covid-19, Per Orang Memakan Waktu 45 Menit

Ilmuwan Tegaskan Vaksin Pfizer dan Moderna Tak Sebabkan Kemandulan
Ilmuwan Tegaskan Vaksin Pfizer Dan Moderna Tak Sebabkan Kemandulan

KABUPATEN MALANG – Vaksinasi Covid-19 pada tahap pertama di Kabupaten Malang direncakan akan digelar awal Februari 2021 mendatang.

Hal itu dikatakan Bupati Malang, H.M Sanusi beberapa hari lalu. Sanusi mengaku menghitung estimasi pelatihan dari vaksinator yang digelar 17 sampai 20 Januari 2021 mendatang.

Pada tahap pertama, vaksinasi Covid-19 akan dilakukan ke tenaga kesehatan di Kabupaten Malang. Dinas Kesehatan Kabupaten Malang pun sudah menyiapkan skema jika vaksinasi sudah dimulai.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo akan menggunakan empat tahap atau yang disebut Arbani sebagai ’empat meja’ untuk satu nakes yang akan divaksinasi.

Untuk meja pertama, penerima vaksinasi akan menunjukkan bukti SMS bahwa dirinya menerima vaksin.

“Nanti nakes itu membuktikan mendapat SMS kan kalau yang menerima pasti dapat SMS. Lah itu di meja pertama atau meja registrasi,” kata Arbani, Selasa (12/1).

Tahap kedua, kata Arbani, adalah penerima vaksin akan di-screening. Petugas vaksin Covid-19 akan menanyai riwayat kesehatan sebelum disuntik vaksin dan akan diperiksa secara klinis seperti pemeriksaan gula darah dan tekanan darah.

“Apakah ada ISPA (Insfeksi Saluran Pernafasan Atas) ringan atau tidak. Jika ada, ya tidak divaksin dulu sampai gejala ISPA-nya sudah tidak ada,” kata ia.

Tahap ketiga atau meja ketiga, kata Arbani, adalah proses penyuntikan vaksin Covid-19. “Kalau sudah melalui tahap screening dan dinyatakan sehat baru diberi vaksin,” tutur ia.

Terakhir setelah divaksin ada tahap keempat atau meja keempat. Pada tahap keempat ini adalah proses observarsi setelah penerima vaksin Covid-19 disuntik.

“Apakah ada gejala setelah disuntik di sinilah nanti kami observasi selama 30 menit. Kalau ada seperti nyeri atau apa. Petugas harus siap obat dan paham apa yang harus dilakukan,” tuturnya.

Untuk melalui empat tahap itu, Arbani mengaku satu orang dibutuhkan waktu kurang lebih 45 menit.

“Meja 1, meja 2, dan meja 3 itu cuma lima menit. Yang lama itu observasinya pada meja 4 karena kami pastikan tidak ada gejala setelah disuntik,” tutur Arbani.

Sementara untuk kedatangan penerima vaksin sendiri, Arbani mengaku belum mengetahui teknisnya bagaimana. Ada dua kemungkinan, kata ia. Pertama, akan terjadwal kedatangan penerima vaksin Covid-19 dan akan diinformasikan beberapa hari sebelum divaksin.

“Kedua nanti datang sesuka penerima sendiri. Lah ini yang bel kami tahu saat ini masih kami konsultasikan ke Dinas Kesehatan Provinsi (Jawa Timur),” kata ia.

Sementara itu, untuk proses vaksinasi tahap pertama sendiri akan tuntas dalam kurun waktu dua bulan.

“Jadi satu penerima vaksin itu akan disuntik dua kali. Dan waktunya untuk selesai semua itu dua bulan,” tutur pria berkacamata itu.

Sementara untuk petugas vaksinnya sendiri setidaknya ada 100 lebih yang disiapkan Arbani untuk proses vaksinasi.

“Dan tersebar di 52 fasiltas kesehatan di Kabupaten Malang dan sekarang masih dilatih secara online nanti pada tanggal 17 sampai 20 Januari (2021),” tutup pria yang hobi bersepeda itu.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com