Bebas Penyakit, Jumlah Hewan Kurban di Kabupaten Malang Diprediksi Meningkat 

Ilustrasi lapak peternak kambing kurban di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang (blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com –  Sejumlah hewan kurban di Kabupaten Malang diprediksi aman dari penyakit yang membahayakan, terutama Lumpy Skin Diseses (LSD), Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan cacingan. 

Dengan demikian, jumlah hewan kurban juga turut diprediksi meningkat. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Malang, Eko Wahyu Widodo. 

Ia menerangkan, DPKH Kabupaten Malang bersama dokter hewan telah melakukan pemeriksaan hewan kurban secara berkala sejak beberapa waktu lalu.

Hal tersebut dilakukan guna memastikan hewan kurban dalam keadaan sakit alias tidak terjangkit virus sebelum dikurbankan dan layak dikonsumsi masyarakat.

“Pemeriksaan dilakukan di lapak-lapak, pasar hewan dan peternak. Sementara saat ini (hewan kurban) aman tidak ada kendala, lancar. LSD dan PMK  aman, tidak ditemukan lagi,” ujar Eko saat ditemui beberapa waktu lalu. 

Selain pemeriksaan kesehatan sebelum Idul Adha, ia juga telah mempersiapkan belasan dokter hewan, puluhan tim medis hewan dan ratusan mahasisa perbantuan untuk disebar saat penyembelihan. 

“Kita mulai terjunkan tanggal 16 17 18 (Juni 2024). Termasuk di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) nanti kita periksa,” sambungnya. 

Dengan membaiknya kondisi hewan kurban dibandingkan tahun sebelumnya, lanjut Eko, ia memprediksi ada kenaikan jumlah hewan kurban di Kabupaten Malang pada tahun 2024. 

Perlu diketahui, jumlah hewan kurban tahun 2023 mencapai 24 ribu lebih. Diantaranya sebanyak 3.990 ekor sapi, kambing sebanyak 20.436 ekor dan domba sebanyak 116 ekor. 

“Dulu karena banyak hewan terpapar penyakit, sekarang penyakitnya sudah hilang saya rasa bakal meningkat. Kalau diprediksi (peningkatannya) bisa sekitar 10-20 persen (dari tahun 2023),” ujar Eko, 

Mantan Camat Pakis itu juga menyebut ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Malang pun surplus. Bahkan beberapa juga dikirim ke luar Malang, sperti Blitar dan Kediri. 

“Sementara ini stok hewan kurban sebanyak 83 ribu sapi, dan 293 ribu kambing. Insyaallah cukuplah untuk hewan kurban,” imbuhnya. (ptu/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com