KOTA BATU – Jika berwisata ke Batu Love Garden, Anda akan menemukan berbagai macam budidaya tanaman dan serangga. Salah satu serangga yang menarik perhatian adalah belalang tongkat.
Belalang tongkat atau phryganistria termasuk satwa yang baru ditemukan. Para ilmuwan di China melaporkan bahwa mereka telah menemukan serangga terpanjang di dunia, spesies baru belalang batang dari genus phryganistria yang panjangnya mencapai lebih dari setengah meter.
Belalang sepanjang 62.4 cm ini mengalahkan rekor sebelumnya, juga spesies serangga batang yang ditemukan pada 2008 di Malaysia bernama latin phobaeticus chani sepanjang hampir 56.7 cm.
Belalang Tongkat/Batang (Phryganistria) masih satu keluarga dengan belalang raksasa lainnya seperti Phobaeticus chani, Chan’s megastick dan Phasmatodea.
Dilansir dari Insect Museum of West China (IMWC), satwa yang lazim dikenal dengan nama Belalang Tongkat itu kini memegang rekor sebagai serangga paling panjang di antara 807.625 jenis serangga di dunia.
Belalang Tongkat di Baloga bisa Anda temukan di antara pepohonan khusus sebagai exhibitnya di area Rumah Kupu. Saat baru pertama kali melihat, Anda pasti akan kebingungan membedakan si Belalang Tongkat ini dengan ranting pohon.
Anatomi tubuhnya memang sangat mirip dengan ranting kayu dari pohon. Tapi, setelah melihat lebih dekat di antara pohon-pohon tersebut ternyata ada banyak yang berkerumun di antara ranting pepohonan.
Aktifitasnya sehari-hari adalah berpindah-pindah dari satu ranting ke ranting lain. Belalang Tongkat biasa memakan dedaunan yang ada di pohon tempat mereka tinggal.
Jika ingin berfoto dengan Belalang Tongkat ini, pengunjung bisa mengambil Belalangnya langsung dari pohon dengan pengawasan petugas yang berjaga. Mereka menggemaskan, tapi jangan dipatahin ya!










Balas
Lihat komentar