Jember, blok-a.com – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop dan UM) Kabupaten Jember sukses melaksanakan rangkaian pelatihan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Sebanyak 200 peserta mengikuti pelatihan kewirausahaan Olahan Singkong dan Olahan Tempe di Politeknik Tefa Bakery and Café, Jum’at (9/12/2022).
Rangkaian Pelatihan ini sebagai bagian dari Kegiatan yang bersumber dari anggaran dana insentif daerah (DID) yang diberikan oleh Kementerian Keuangan untuk daerah yang berhasil menangani inflasi.

“Jadi Dinas Koperasi melalui anggaran dana DID membuat suatu kegiatan pelatihanpelatihan, dengan jumlah kegiatan pelatihan sebanyak 22 dan minggu ini adalah minggu terakhir. Dan pada minggu ini pelaksanaan pelatihan angkatan pertama dan kedua pelatihan olahan Tempe dan olahan singkong serta digital marketing,” kata Kadin Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop dan UM) Jember, Sartini.
Sartini mengungkapkan, jika pihaknya berharap dengan adanya pelatihan-pelatihan bagi para pelaku UMKM ini, Pemerintah Kabupaten Jember bisa mencetak wirausahawan-wirausahawan baru, serta para pemilik usaha dapat melakukan perluasan usaha demi perluasan bisnis.
“Kalau kita melihat respon dari para peserta, mereka terlihat senang sekali dengan adanya kegiatan ini karena pelatihan ini merupakan pelatihan vokasional yang teorinya sedikit dan lebih banyak prakteknya dan pelatihan ini juga memberi materi pada peserta untuk mereka bisa membuat diversifikasi jenis olahan-olahan tempe dan singkong,” jelasnya.
Melalui kegiatan yang diselenggarakan dalam dua gelombang ini harapannya para peserta tidak hanya lihai dalam membuat olahan produk makanan, namun juga dalam hal pemasaran sehingga ke depan usaha yang dikembangkan dapat semakin maju.
“Yang tadinya kita berfikir tempe itu hanya bisa dibuat tempe goreng saja, tetapi di pelatihan ini para peserta diajari bagai mana mengolah tempe menjadi aneka jajanan seperti mengkreasikan coklat yang diberi toping tempe, begitupun singkong yang dibuat donat yang rasanya enak dan lembut sekali, kami berharap teman-teman peserta dapat lebih berinovasi lagi dalam pembuatan kue,” harapnya.
Selain itu, Kadin Diskop dan UM Jember ini, juga mengatakan, Diharapkan melalui pelatihan ini para peserta bisa menjadi wirausahawan yang sukses.
“Dengan yang tadinya nilai jual itu rendah kalau kita punya inovasi, kita punya kreatifitas pasti harga jual akan naik dan ini bisa menambah nilai tambah buat mereka dan usaha mereka lebih bergairah lagi sebagai pelaku UMKM,” ungkapnya. (Anggun)










Balas