Aremania Gelar Aksi Hingga Doa Bersama di Halaman Pemkot Malang

Kondisi terkini Aremania Gelar Aksi Masuki Halaman Pemkot Malang (blok-A.com/Putu Ayu Pratama S)
Kondisi terkini Aremania Gelar Aksi Masuki Halaman Pemkot Malang (blok-A.com/Putu Ayu Pratama S)

Kota Malang, blok-A.com – Setelah aksi damai pukul 10.00 WIB usai, kini sebagai Aremania kembali gelar aksi dan berhasil memasuki halaman Pemkot Malang, Kamis (20/10/2022).

Ratusan Aremania lakukan aksi turun jalan kedua kalinya untuk usut tuntas tragedi kelam Kanjuruhan pada 1 Oktober beberapa waktu lalu.

Mereka berbondong bondong memenuhi halaman gedung Pemkot Malang dengan mengenakan baju dan atribut berwarna hitam, sebagai bentuk rasa duka yang mendalam atas tragedi yang menewaskan setidaknya 133 korban jiwa.

Tidak dengan tangan kosong, beberapa poster pun mereka bawa dan tak lupa mengibarkan bendera tanda orang meninggal.

Spanduk dengan ukuran besar pun dibentangkan bertuliskan “Keep Strong”, “#Menolak Lupa 01-10-2022”, “Kadit Mencla Mencle #usuttuntas.

Sejak pukul 13.20 WIB Aremania mulai masuk di area Gedung Balai Kota Malang. Namun, hingga pukul 13.45 WIB tak ada satu pun orasi yang dilakukan. Mereka hanya menginginkan Wali Kota Malang, Sutiaji turun menemui Aremania untuk berdoa bersama.

Setelah menunggu kurang dari 1 jam, Sutiaji pun turun tepat Pukul 14.00 WIB dan disambut baik dengan Aremania dengan terikan “Salam Satu Jiwa Arema”.

Sutiaji yang hadir di tengah tengah ratusan Aremania, kembali menuturkan rasa terimakasihnya atas kedatangan Aremania yang kondusif tanpa kegaduhan di halaman Pemkot Malang.

Di tengah-tengah Aremania, Sutiaji pun menegaskan akan mengawal tragedi Kanjuruhan hingga akhir. Menurutnya usut tuntas tragedi Kanjuruhan sudah menjadi komitmennya bersama.

“Iya usut tuntas sudah menjadi komitmen kita semua, ayo kita kawal terus menerus mudah mudahan keluarga kita semua yang sudah dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Kuasa diterima di sisi Allah SWT,” tuturnya sembari di-amin-kan oleh seluruh Aremania yang hadir.

Selanjutnya, Sutiaji bersama Aremania duduk dan berdoa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan. Doa bersama tersebut dipimpin oleh Sutiaji dan diikuti oleh seluruh Aremania yang hadir. Doa bersama tersebut berjalan dengan khidmat di bawah terik matahari kota Malang.

Diakhir Sutiaji mengantarkan Aremania menuju pintu keluar Pemkot Malang, momen haru pun masih tergambar jelas di wajahnya.

(mg2/ptu)

Exit mobile version