Aremania Kembali Hitamkan Jalanan Kota Malang: Simbol Macetnya Keadilan

aremania jalanan
Aksi solidaritas untuk korban Tragedi Kanjuruhan, Kamis (8/12/2022).(istimewa

Kota Malang, blok-a. com — Aremania kembali menggelar aksi solidaritas untuk korban Tragedi Kanjuruhan, Kamis (8/12/2022). Massa aksi memulai konvoi dari Stadion Gajayana, Kota Malang.

Peserta aksi solidaritas untuk keluarga korban Tragedi Kanjuruhan ini mengenakan kostum serba hitam. Aksi tersebut dilakukan di lima titik yang sudah ditentukan sebelumnya.

Dari Stadion Kanjuruhan, rombongan Aremania bergerak ke pertigaan Pendem, Kota Batu. Lalu, massa menuju ke perempatan Karanglo, Singosari, Kabupaten Malang.

Selanjutnya, massa menuju ke Polres Malang Kota, berlanjut ke Polres Malang di Kepanjen, Kabupaten Malang. Aksi akan diakhiri di markas Brimob Detasemen B Pelopor di Ampeldento, Pakis, Kabupaten Malang.

Dengan membawa spanduk bertuliskan tuntutan-tuntutan dan aspirasi untuk keadilan korban Tragedi Kanjuruhan Malang, Duta Aremania, Hari Pandiono Paimin, mengatakan, rentetan aksi yang digelar hingga kini tak lain untuk menyuarakan macetnya proses hukum terhadap tragedi tersebut.

“Situasi ini jelas tidak nyaman untuk masyarakat pada umumnya. Kami meminta maaf jika aksi kami membuat macet jalan. Itu simbol macetnya hukum untuk menegakkan keadilan terhadap Tragedi Kanjuruhan,” tegas Hari. Kamis (8/12/2022).

Aremania juga melakukan aksi diam adalah 135 menit pada beberapa titik. Terkait makna di balik aksi ‘135 menit’, Hari menjelaskan, 135 menit adalah sesuai jumlah korban meninggal Tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang yang hingga kini pengusutan kasusnya dianggap belum tuntas.

Sebelumnya rencana ini sudah dibeberkan pada hari Sabtu (3/12/2022) lalu. Ambon, Aremania, menilai bahwa aksi beberapa minggu terakhir masih kurang didengar. Maka dari itu mereka malam ini, Sabtu (3/12/2022), mengadakan Forum Arek Malang untuk membahas hal tersebut.

Aksi ini dilakukan setelah aksi solidaritas 1000 lilin di Kayutangan. Dalam forum ini, dihasilkan bahwa Aremania membuat wacana akan melakukan aksi konvoi melewati beberapa lokasi termasuk mereka akan menutup jalan raya yang krusial yaitu pintu tol Karanglo sampai Polres Malang.(mg1/lio)

Exit mobile version