Kota Malang, blok-A.com – Pemerintah Kota Malang bersama Palang Merah Indonesia, menggelar acara Penyerahan Piagam Penghargaan Donor Darah Sukarela 75 Kali Tahun 2021 dan Donor Plasma Konvalesen, Kamis (18/08/2022).
Acara tersebut dihadiri sekitar 48 orang pendonor darah yang serentak menggunakan baju batik. Dihadiri oleh Wali Kota Malang Sutiaji, Ketua PMI Kota Malang Drs. Imam Buchori, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr. Husnul Muarif, Polresta Kota Malang, dan lain lain.
Ketua PMI Kota Malang, Drs. Imam Buchori memberikan sambutannya sekaligus membuka acara pada pagi hari itu.
“Untuk PMI, terus mengupayakan ketersediaan darah dan menjamin keamanan pendonor darah. Kami membutuhkan 70rb kantong pertahun atau 100-150 pendonor darah perharinya. Relawan donor darah menjadi pahlawan kemanusiaan. Tidak hanya darah, waktu, tenaga, tapi mereka juga tidak meminta imbalan apapun,” ucap Imam pada Kamis (18/08/2022).
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari PMI dan Pemkot Kota Malang, untuk menghargai ketulusan hati para pemberi donor darah di Kota Malang.
Wali Kota Malang, Sutiaji mengucapkan selamat kepada pendonor plasma atas ketulusan hati mereka.
“Saya ucapkan selamat kepada pendonor darah sukarela 75 kali maupun donor darah plasma.
Sekretaris PMI Kota Malang, Samsul Hadi menyampaikan gagasannya atas penyerahan piagam kepada pendonor darah.
“Kegiatan ini sebenanya sudah tertunda, karena butuh Wali Kota Malang sendiri untuk penyerahannya. Kegiatan kita rutin ya tiap tahun,” ucap Samsul.
Samsul menegaskan bahwa stok darah di Kota Malang, sudah mencapai tahap aman untuk belasan hari kedepan. Hal tersebut disupport langsung oleh berbagai instansi.
“Hari ini evaluasi juga untuk stok darah kita 14 hari kedepan aman ya. Para relawan ini semuanya perguruan tinggi, polri mendukung penyediaan darah Kota Malang dan disuplay di berbagai daerah mulai Tulungagung, Pasuruan, dan Blitar. Saya pastikan Ini tidak diperjual belikan ya,” ucap nya.
Ia berharap bahwa masyarakat Kota Malang lebih aware terhadap donor darah dan mengharapkan perusahaan lain, bisa turut andil dalam berkontribusi
“Disamping PMI belum siap 100%, mungkin kedepan perusahaan2 yang belum berkontribusi, bisa diharapkan mendonor difasilitasi oleh PMI Kota Malang,” tutup Samsul.
(mg1/bob)









