Kota Malang, Blok-a.com – Pertamina Depo Malang telah mengambil langkah-langkah untuk menghadapi lonjakan mobilitas selama libur Lebaran.
Salah satu langkah tersebut adalah dengan menyediakan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kantong di area wisata di seluruh Malang Raya.
Keberadaan SPBU Kantong ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM selama libur Lebaran dan menghindari kemacetan di SPBU.
SPBU Kantong merupakan inisiatif yang sangat diperlukan mengingat potensi lonjakan mobilitas penduduk selama musim libur.
Dengan adanya SPBU Kantong, Pertamina Depo Malang berupaya mengurangi risiko kelangkaan BBM di titik-titik rawan kemacetan, terutama di sekitar kawasan wisata yang diperkirakan akan ramai dikunjungi oleh para wisatawan
“SPBU Kantong akan disediakan di Kota Batu dan Kabupaten Malang, khususnya di tempat-tempat wisata,” kata Sales Branch Manager Pertamina Depo Malang Choerul Anwar.
Selain menyediakan SPBU Kantong sebagai penyalur bahan bakar darurat ke SPBU yang membutuhkan, Pertamina Depo Malang juga terlabih dulu memastikan bahwa stok BBM di seluruh SPBU di Malang Raya tercukupi selama libur Lebaran.
Pihaknya telah berkoordinasi agar suplay BBM di seluruh Malang Raya dapat terpenuhi tidak lebih dari dua jam dari target distribusi.
“Mungkin akan ada satu armada SPBU Kantong untuk mengatasi kemacetan saat Lebaran tahun ini. Semua kebutuhan akan terpenuhi. Kami pastikan tidak ada keterlambatan lebih dari satu sampai dua jam,” terang Choerul.
Sementara itu, dalam menghadapi permintaan yang meningkat, Pertamina Depo Malang menginformasikan bahwa ada peningkatan suplai BBM menjelang hari Raya Idul Fitri, dengan tambahan mencapai 20% dari hari biasa.
“Kami memperkirakan kenaikan pasokan BBM sebesar 17 hingga 20 persen menjelang Lebaran, tertinggi h-! dan h-2,” terangnya.
Hal ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik atau liburan selama libur Lebaran.
Choerul mengatakan bahwa ada SPBU di Malang Raya mencapai sekitar 83 gerai. Dan setiap SPBU itu dipastikan oleh Pertamina dilengkapi dengan pasokan BBM yang cukup untuk melayani masyarakat.
Oleh karena itu masyarakat tidak perlu panic buying karena takut kehabisan stok BBM, yang akhirnya malah menyebabkan efek berantai.
“Stok BBM kami akan selalu ada, pengirimannya akan kita prioritaskan. Jika ada keluhan bisa dilaporkan saja ke kami lewat call center kami di 135,” terang Choerul.









