Gus Aam : Haram Bagi Nasdem Bermain-main diprogram PIP.
Probolinggo blok-a.com – Anggota Komisi 10 DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Mohammad Haerul Amri ( Gus Aam), menyalurkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada ribuan siswa SD, SMP, SMA dan SMK.
Ratusan penerima melakukan Proses verifikasi, untuk nomor rekening bank penerima dibantu para pengurus partai Nasdem di kantor DPC Nasdem kota Probolinggo di jalan Basuki Rahmat kota Probolinggo.Selasa, (30/08/22).

Mohammad Haerul Amri didampingi ketua DPC Nasdem Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan, menegaskan bantuan yang disalurkan berupa beasiswa (PIP) itu merupakan program bantuan dari pemerintah pusat.
Untuk tahapan pertama yang disalurkan sebanyak 13.871 untuk siswa SD, 5.850 untuk SMP, 2.290 untuk SMA, 306 untuk SMK, dan beasiswa untuk Perguruan Tinggi (PT) sebanyak 500 mahasiswa. Adapun besaran yang diterima nantinya,
siswa SD senilai Rp450 ribu, siswa SMP senilai Rp 750 ribu, SMA dan SMK Rp1 juta, dan untuk yang kuliah mendapatkan sesuai dengan aktivitasi kampusnya, yakni kampus Akreditasi B sekitar Rp3 juta, Akreditasi A mendapatkan uang setiap bulannya Rp700 ribu.
” Alhamdulillah, akhirnya bantuan PIP dapat diterima oleh para siswa, disini kami tegaskan di program PIP ini nggak ada potongan sepersenpun, haram bagi kami kader Nasdem bermain-main diprogram itu, dana itu langsung masuk ke rekening penerima,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan terkait penggunaan PIP. Bantuan yang diterima tidak boleh digunakan untuk hal-hal yang bersifat pribadi dan konsumtif. Seperti membeli sembako, rokok, main game online dan sebagainya. Dengan demikian, gunakan dana PIP ini untuk kepentingan sekolah. Yaitu, untuk membayar SPP, uang ekstrakulikuler dan lainnya.
Salah satu orang tua siswa bernama Dewi Sinta mengaku bersyukur mendapatkan bantuan PIP, bantuan tersebut dirasa sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya yang masih dubangku sekolah dasar (SD).
” Alhamdulillah dapat bantuan PIP melalui partai Nasdem, semoga program ini terus berlanjut dan kita dapat menerima kembali bantuan ini nantinya,” ujarnya. (Inos)




