Probolinggo blok-a.com – Sistem Keamanan Lingkungan atau biasa di sebut Siskamling mulai terabaikan di sejumlah kalangan masyarakat. Padahal kegiatan Siskamling dipandang sangat penting untuk menciptakan suasana aman dan kondusif serta mencegah terjadinya tindak pidana pencurian dan lainnya.
Dalam mewujudkan sistem keamanan terpadu pada masyarakat, Kecamatan Kademangan mengadakan Sosialisasi Peningkatan Sistem Keamanan Terpadu, Jumat (27/5), bertempat di halaman Kantor Kecamatan Kademangan.
Kegiatan tersebut dihadiri Lurah, anggota Babinsa, anggota Babinkamtibnas, Kasatgas, dan anggota Linmas se-Kecamatan Kademangan.
Camat Kademangan, Ghofur Effendi mengatakan sosialisasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan peran serta Linmas dalam menjalankan keamanan.

“Untuk membantu tugas Babinkamtibnas dan Babinsa dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan, khususnya di lingkungan se-Kecamatan Kademangan,” jelas Ghofur.
Sementara itu Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin mengungkapkan rasa terima kasihnya atas peran aktif Babinsa, Babinkamtibnas, dan Linmas dalam membantu Pemerintah Kota Probolinggo untuk terus menjaga, meningkatkan keamanan lingkungan dan mendampingi warga mengaktifkan siskamling.
“Karena itu sangat penting melihat situasi dan kondisi yang seperti ini, keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah, TNI, dan POLRI pasti akan membantu dalam hal pengamanan, tapi untuk mengamankan di masing-masing tempat yaitu keterlibatan dari masyarakat harus jadi pelopor di wilayah masing-masing,” kata Habib Mahdi Hasan.
Habib Hadi juga menegaskan perlunya tindakan persuasif terhadap warga yang melakukan pelanggaran dalam hal keamanan. Artinya, apabila ada warga yang perlu diberikan pemahaman terkait keamanan bisa dijelaskan, apabila dari Linmas kurang paham, bisa langsung bertanya ke Babinkamtibnas/Babinsa/Lurah. Sehingga lambat laun bisa meningkatkan kesadaran tentang keamanan lingkungan masing-masing.
Ia menambahkan, peran lain dari Linmas ialah membantu aparat pemerintah dalam memantau tindakan yang melanggar aturan, karena tanpa ada keterlibatan masyarakat di lapisan bawah, pemerintah dan aparat tidak mungkin tahu apa ada kegiatan yang melanggar aturan.
“Saudara-saudara ini sebagai kebanggaan masyarakat, memakai seragam ini sebagai mandat dan amanat, tidak semuanya bisa mendapatkan seperti ini, berarti anda terpilih daripada lainnya. Maka dari itu jangan ragu, jangan malu, terus melangkah bersama-sama, bersinergi untuk melakukan yang terbaik,”tegas Habib Hadi penuh semangat. (Inos)




