blok-A.com – Pencarian korban gempa Cianjur masih berjalan hingga saat ini. Data terbaru yang dihimpun oleh BNPB per Sabtu (26/11/2022), total korban jiwa gempa M 5,6 tersebut sebanyak 318 orang. Data tersebut bertambah setelah 8 jenazah ditemukan hari ini.
“Per hari ini mendapatkan jenazah 8 orang, sehingga jumlah meninggal menjadi 318 orang,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat konferensi pers yang disiarkan di Youtube.
Kepala Kantor SAR Bandung Jumaril selaku SAR Mission Coordinator menyebut dari ke-8 korban yang ditemukan hari ini, 6 di antaranya ditemukan di Desa Cijedil dan 2 lainnya ditemukan di sekitar Warung Sate Shinta.
Sebelumnya, BNPB mengumumkan pada Jumat (25/11) korban tewas berjumlah 310 orang. Sementara, korban gempa yang masih dalam pencarian hingga sebanyak 24 orang. Sedangkan sebanyak 4.630 jiwa mengalami luka-luka.
Dari 17 jenazah yang ditemukan itu, 8 orang di antaranya telah berhasil diidentifikasi yang dimana, mereka merupakan warga Cugenang, Cianjur. Sedangkan, 9 korban yang lainnya masih belum teridentifikasi.
Selain itu, 24 orang yang masih dalam pencarian telah berhasil diidentifikasi merupakan warga Cugenang. Wilayah Cugenang sendiri merupakan salah satu wilayah yang terdampak paling parah pasca gempa Cianjur.
Untuk kerugian materiil, sebanyak 58.049 rumah rusak dengan rincian 20.367 rumah rusak ringan, 12.496 rusak sedang, dan 25.186 rusak berat. Sementara, untuk infrastruktur kerusakan fasilitas umum berupa sekolah terdapat 363, 144 tempat ibadah, 3 fasilitas kesehatan, dan 16 gedung kantor.
“Untuk infrastruktur sekolah ada penambahan, yang rusak ada 363 sekolah, tempat ibadah ada 144, faskes ada 3 dan gedung kantor ada 16,” kata Suharyanto.(lio)




