Kota Malang, blok-A.com – 50 keluarga korban Tragedi Kanjuruhan berangkat ke Jakarta. Tujuannya adalah mencari keadilan atas tewasnya keluarga mereka di malam kelam Sabtu (1/10/2022).
50 keluarga korban itu berangkat dari markas Tim Gabungan Aremania, Rabu (16/11/2022) di Gedung KNPI Kota Malang.
Dua bis dipersiapkan membawa rombongan itu ke Jakarta dari Malang.
Di Jakarta nanti rombongan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan akan mengunjungi DPR RI, Komnas HAM, KPAI hingga Bareskrim Polri.
Untuk mengakomodir rombongan itu terbentuk Paguyuban Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan. Wakil Paguyuban Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan, Vincensius Sari menjelaskan, keluarga korban itu terdiri dari keluarga asal Kota Malang, Kabupaten Malang, Tulungagung, Pasuruan dan Blitar.
“Kami membentuk paguyuban itu untuk menguatkan karena kami sudah kehilangan nyawa anak-anak kami, saudara kami, kalau kami tidak saling menguatkan kita sendiri nantinya akan hilang. Keadilan ini nggak akan tercapai,” ujarnya.
Di Jakarta, Vincencius dan rombongan akan mengunjungi berbagai institusi itu selama tiga hari. Mereka dijadwalkan pulang pada Sabtu (19/11/2022).
Dalam lawatannya ke sejumlah lembaga itu mereka juga membawa barang bukti atas tragedi kelam itu.
“Kami berharap keadilan ini seadil-adilnya, jadi apa yang perlu didapatkan korban, harus didapatkan dan siapa yang bersalah harus mengakui bersalah,” tutupnya.
Terpisah, salah satu ibu korban, Astri Puji Rahayu menjelaskan, rombongan ini berangkat ke Jakarta karena tidak puas dengan penanganan hukum selama ini atas Tragedi Kanjuruhan.
Dia menilai penanganan ini cenderung lambat dan ditakutkan akan terkubur pengusutannya jika tidak dikawal.
“Jadi kami bertekad, bersatu, satu suara kita mencari keadilan ke sana,” tutupnya. (bob)




