Pasuruan, blok-a.com – Warga Perumahan Bugul Kidul Blok Nanas 1, Kota Pasuruan, dibuat geram oleh pelayanan PDAM. Karena hampir lima tahun air tak mengalir, namun PDAM tetap memungut biaya administrasi mencapai hampir Rp50.000 per bulan.
Hal ini sontak membuat warga merasa diperlakukan tidak adil, terlebih dengan sikap petugas penagih PDAM yang dinilai tak simpatik.
“Sudah bertahun-tahun kami tidak mendapat air dari PDAM, tapi anehnya, tagihan bulanan tetap datang. Bahkan, petugas penagih dengan santai berkata, kalau tidak mau bayar, ya airnya dicopot saja. Ini sungguh mengecewakan,” ujar Umi Darto, warga setempat, Jumat (9/8/2024).

Menurut Umi, masalah ini telah dilaporkan berulang kali ke pihak PDAM, namun tidak ada solusi.
Warga akhirnya kembali mencari sumur bahkan ada yang membeli ke pedagang keliling.
“Kami sudah melaporkan hal ini berkali-kali, tapi tidak ada tindak lanjut. Air tidak mengalir, tapi tagihan terus datang,” keluh warga lain tetangga Umi Darto.
Layanan PDAM Kota Pasuruan, menurunkan kepercayaan publik kepada pemerintah.
Sementara itu, pihak PDAM Kota Pasuruan saat dikonfirmasi belum ada jawaban.(rah/kim)









