5 Orang Sudah Terpapar Covid-19, PWI Malang Raya Dukung Jurnalis Jadi Prioritas Vaksin

Sebanyak 2.301 Nakes Surabaya Telah Divaksinasi Covid-19
Sebanyak 2.301 Nakes Surabaya Telah Divaksinasi Covid 19

KABUPATEN MALANG – Vaksinasi Covid-19 segera dimulai. Tenaga kesehatan pun dijadukan prioritas pertama untuk diberikan vaksin.

Namun, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (Ketua MPR) Bambang Soesatyo menyarankan agar wartawan juga dijadikan prioritas untuk diberi vaksin Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Malang Raya, Cahyono mengaku setuju. Pasalnya selama ini wartawan di Malang Raya sangat rentan untuk terpapar Covid-19.

“Kan teman-teman wartawan kerjannya di lapangan dan bertemu dengan banyak orang. Dan mereka pun butuh perhatian supaya bukan hanya wartawan yang aman tapi juga narasumber juga ikut aman. Karena wartawan sudah divaksinasi,” kata Cahyono saar dihubungi Blok-A, Kamis (21/1).

Cahyono pun membuktikan, selama pandemi Covid-19 ini setidaknya ada kurang lebih lima wartawan yang bertugas di Malang Raya sudah terpapar Covid-19.

“Ada sekitar lima selama ini. Dan kalau tidak vaksin takutnya menyebar malahan. Saya harap pemerintah pun menanggapi usulan dari Ketua MPR (RI) itu,” ucap wartawan senior Harian Bhirawa itu.

Sambil menunggu keputusan dari Ketua MPR RI itu, Cahyono pun saat ini sedang mendata anggota PWI Malang Raya yang siap diajukan untuk divaksin Covid-19.

“Memang belum ada permintaan dai tiga kepala daerah Malang Raya kepada kami. Tapi jika ada, kami pun sudah siap datanya. Yang pasti nanti wartawan yang divaksin bukan penyintas Covid-19 ataupun mempunyai penyakit penyerta,” tutup ia.

Sebagai informasi, usulan Bamsoet itu terlontar dari akun twitternya, yakni
@bambang.soesatyo, Kamis (21/1)

Berikut cuitan Bamsoet:

Saya mendorong pemerintah agar wartawan jadi klaster prioritas yang mendapat vaksinasi Covid-19. Mengingat peran jurnalistik menurut mereka bertemu banyak orang sehingga rentan terpapar Covid-19.”

Exit mobile version