5 Kursi OPD Pemkot Batu Kosong, 27 ASN Berebut Posisi

Asn Kota Batu
ASN Kota Batu - Foto: Humas Pemkot Batu

KOTA BATU – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu bakal memperebutkan lima kursi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong. Perebutan ini melalui proses lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) tingkat eselon II.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batu, Siswanto mengatakan proses yang telah dilalui oleh para peserta diantaranya dengan menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Karsa Huda beberapa saat lalu.

“Beberapa waktu lalu sudah periksa di Karsa Husada dinyatakan sehat jasmina. Rabu kemarin (9/9) dilanjutkan dengan mengikuti tes kejiwaan di Rumah Sakit Lawang,” terangnya pada Blok-A, Kamis (10/9).

Dari lima jabatan OPD itu yang paling banyak diminati yakni, Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik dengan 7 pelamar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ada 6 orang, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Ada juga poisisi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) masing-masing 5 orang, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) sebanyak 4 pelamar.

Sedangkan untuk tahapan yang harus dilalui pelamar yakni tahap seleksi administrasi. Kemudian yang lolos tahap pertama akan mengikuti seleksi uji gagasan.

“Para pelamar ini akan melalukan pemaparkan gagasan didepan internal Pemkot Batu, Pemprov Jatim serta akademisi. Merekalah nanti yang akan menilai,” jelas Siswanto.

Nantinya setelah lolos pada setiap tahapnya, selanjutnya pada pendaftar itu akan masuk pada tahapan Assesment di Badan Keuangan Daerah (BKD) Jatim. Selain itu yang menjadi poin adalah rekam jejak dalam menjalankan tugas para pendaftar tersebut.

“Nanti setiap proses yang dilalui akan terpilih tiga nama terbaik, dan terpilih salah satu untuk menjadi kepala OPD yang kosong tersebut. Saat ini kan ada lima jabatan yang kosong itu yakni, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala DLH, Kepala DPMPTSP dan Naker, Kepala DPUPR, dan Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik,” ungkapnya.

Sementara beberapa nama yang mengikuti lelang di antaranya, Nur Adhim selaku Sekretaris Satpol PP, Sekretaris Dinas Pertanian Hendri Suseno, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Alfi Nurhidayat, Kabid Perumahan dan Permukiman Endro Wahyudi, Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Bangun Yulianto, dan beberapa nama lainnya.

Exit mobile version