3 Jam Geledah Balkot Among Tani, KPK Bawa 5 Koper dari Ruang Wali Kota Batu dan Bapelitbangda

Kpk Hari Ketiga
KPK Hari Ketiga - Foto : Pungky Ansiska

KOTA BATU – Sekitar tiga jam melakukan penggeledahan di ruang dinas Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) keluar dengan membawa tiga koper, Jumat (8/1). Tim bergerak langsung menuju lift yang berada di lantai 5 gedung B tersebut.

Dari pantauan Blok-A, petugas KPK menyeret koper yang diduga berisi dokumen-dokumen yang disita keluar dari lantai 5 sekitar pukul 13.00 WIB. Ketiga koper yakni dua koper berwarna hitam dengan ukuran besar dan sedang. Sedangkan satu koper berukuran besar berwarna merah.

Sementara itu, selesai melakukan pemeriksaan di ruangan Wali Kota Batu, tim penyidik KPK langsung menuju kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda).

Sekitar pukul 14.00 WIB, tim penyidik KPK keluar dari kantor Bapelitbangda dengan membawa keluar dua koper, satu berwarna hijau dan satu berwarna hitam. Selain itu petugas KPK yang sebelumnya berada di lantai lima dengan tiga koper ternyata juga berada di dalam kantor Bapelitbangda.

Masih belum diketahui pasti hingga kini dokumen-dokumen apa yang dibawa oleh tim penyidik KPK. Namun dari keterangan Plt juru bicara (jubir) KPK, Ali Fikri yang didapat Blok-A, tim penyidik KPK sedang melakukan pengembangan kasus gratifikasi tahun 2011-2017 di Pemerintah Kota Batu.

“Hasil geledah dalam perkara dugaan korupsi penerimaan gratifikasi Pemkot Batu 2011-2017. Penyidik menemukan dan mengamankan sejumlah dokumen terkait kegiatan proyek-proyek pekerjaan dan juga dokumen perijinan-perijinan tempat wisata pada Dinas Pariwisata Kota Batu kurun waktu tahun 2011-2017,” kata Ali dalam pesan singkat WhatsApp.

Exit mobile version