KOTA BATU – Universal Health Coverage (UHC) di Kota Batu telah mencapai 97,44 persen. Hal ini diungkapkan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat melakukan koordinasi forum kemitraan dengan BPJS Kesehatan Cabang Malang. Dengan artian masyarakat Kota Batu yang belum tercover BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan sebanyak 2,56 persen.
“Alhamdulilah, program Universal Health Coverage (UHC) di Kota Batu saat ini sudah mencapai 97,44 persen. Sisa 2,56 persen yang belum ter-cover BPJS akan dicari dan didaftarkan ke program JKN,” ujarnya, Kamis (22/4).
Lebih lanjut, Dewanti mengatakan tujuan dari koordinasi dengan BPJS untuk membicarakan kendala dan masalah yang ada. Sehingga progam BPJS Kesehatan dapat dijalan dengan baik di Kota Batu.
“Kami berharap kerja sama Pemerintah Kota Batu dengan BPJS Kesehatan berjalan baik dan masyarakat taat membayar iuran sehingga pelayanan kesehatan semakin bagus,” ungkapnya.
Sementara Kepala BPJS Cabang Malang Dina Diana Permata menyampaikan bahwa kendala yang menyebabkan belum seluruh masyarakat Kota Batu tercover BPJS Kesehatan karena masalah data.
“Diperlukan sanding data antara BPJS Kesehatan dengan Disdukcapil. Nantinya Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan akan bekerja sama untuk menyisir sisa 2,56 persen dari penduduk yang akan didaftarkan ke BPJS Kesehatan. Dengan begitu, seluruh masyarakat Kota Batu dapat mengakses pelayanan kesehatan,” kata dia.
Untuk diketahui Universal Health Coverage merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif bermutu dengan biaya terjangkau.




