18 Desa di Kabupaten Malang Terancam Kekeringan pada Oktober-November 2023

Ilustrasi kekeringan (Insidelombok)
Ilustrasi kekeringan (Insidelombok)

Kabupaten Malang, Blok-a.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang petakan sejumlah desa terancam kekeringan pada musim kemarau mendatang.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan menyebut, terdapat 18 desa di sembilan kecamatan diprediksi terancam kekeringan.

Dikatakan Sadono, pemetaan tersebut sesuai dengan pedoman setiap tahunnya. Namun, lanjut Sadono, tidak seluruh wilayah di kecamatan tersebut berpotensi kekeringan maupun Karhutla atau yang kerap disebut dengan kebakaran hutan.

“Pengalaman kami di tahun 2017 dan 2019, kami pedomani, hingga kini kemungkinan daerah yang rawan kekeringan di tahun ini tidak jauh beda,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Selasa (23/5/2023).

Sejumlah kecamatan itu yakni, Kecamatan Donomulyo, Gedangan, Sumbermanjing Wetan, Pagak, Kalipare dan Lawang serta sejumlah Kecamatan lainnya.

“Tidak seluruhnya, hanya di beberapa desa di sejumlah kecamatan itu. Pengalaman terakhir ada 18 desa di 9 kecamatan tersebut,” tegas Sadono.

Atas pemetaan itu, Sadono menghimbau masyarakat Kabupaten Malang untuk terus meningkatkan kewaspadaan musim kemarau. Hal tersebut tentunya didasari dengan rilis BMKG di awal tahun 2023.

Kendati demikian, hingga bulan Mei, BPBD Kabupaten Malang belum menetapkan status darurat bencana kekeringan dan karhutla. Karena untuk wilayah dari hasil pantauan BPBD, pihaknya belum menemukan desa yang mengalami kekurangan air.

Dari pengalaman di tahun 2019 lalu, BPBD Kabupaten Malang bencana kekeringan biasanya terjadi di bulan Agustus dan September. Biasanya puncaknya di bulan Oktober dan November.

“Persiapan tidak ada khusus karena kekeringan kejadian berulang dan tidak bisa kita jaga, kesiapsiagaan peralatan dan kendaraan tangki air bersih BPBD ada tiga, kalau tidak mencukupi, kami koordinasi dengan PMI dan PDAM Kabupaten Malang,” pungkasnya.

(ptu/bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?