Ini Asal Usul Lagu “Ayang-Ayang” yang Sedang Viral, Ternyata Bukan Lagu Baru

Sampul unggahan video musik lagu "Ayang-Ayang" (youtube/Damara De)
Sampul unggahan video musik lagu "Ayang-Ayang" (youtube/Damara De)

Blok-a.com – Lagu berjudul “Ayang-Ayang” yang dibawakan oleh Damara De dan Tadeus Lavora, baru-baru ini menjadi viral di media sosial, seperti TikTok, Instagram, dan Youtube.

Kata ‘ayang-ayang‘ sendiri memiliki arti bayang-bayang atau bayangan. Lagu ini menceritakan kisah cinta dua pasangan yang tidak mendapat restu dari semesta. Atau dengan kata lain, banyak yang tidak menyukai hubungan mereka. Meski begitu, mereka tetap menjalani cinta itu hingga akhirnya harus merelakan perpisahan di waktu yang tepat.

Lirik yang menyentuh, dengan aransemen musik yang mudah dicerna, membuatnya menarik perhatian banyak pengguna internet. Namun, belum banyak orang tahu bahwa lagu “Ayang-Ayang” yang sedang viral ini sebenarnya bukan lagu baru. Melainkan sudah pernah dirilis dalam versi yang berbeda, beberapa tahun yang lalu.

Lagu “Ayang-Ayang” pertama kali diciptakan oleh Risang Gotho. Dia merilisnya di channel YouTube-nya sendiri pada 31 Desember 2020. Kala itu, ia membawakan lagu tersebut bersama penyanyi Shinta Narulita. Hingga kini, lagu “Ayang-Ayang” versi miliknya berhasil meraih sekitar 500 ribu penonton dan 20 ribu likes.

Selang lima tahun sejak Risang Gotho merilis “Ayang-Ayang”, Damara De dan Tadeus Lavora mengunggah lagu berjudul sama pada 28 Maret 2025. Video berdurasi 5 menit 21 detik itu berhasil melampaui popularitas “Ayang-Ayang” versi pertama milik Risang Gotho. Dengan capaian sementara, lebih dari satu juta kali tayangan dan mendapat sekitar 15 ribu likes. Bahkan, lagu versi Damara De inilah yang lebih dikenal luas dan banyak beredar di berbagai platform media sosial baru baru ini.

Meski bukan lagu baru, Damara De lewat akun TikTok-nya menegaskan bahwa video klip yang rilis di YouTube adalah versi original miliknya, bukan sekedar cover.

“Banyak yang belum tahu kalau MV ini adalah klip original “Ayang Ayang”. Jadi aku itu bukan cover ya gais. Aku sama mas Risang sudah sepakat kerja sama sebelum ada cover-cover bermunculan. Untuk me-remake/recycle lagu ini menjadi single official Damara De yang ke-13,” tulisnya.

Selain itu, Damara De juga menjelaskan bahwa hanya ada dua video “Ayang-Ayang” versi original, yaitu di channel YouTube milik Risang Gotho dan miliknya sendiri. (mg2/gni)

Jadi, Aanda lebih suka lagu Ayang Ayang versi yang mana?

Penulis: Siti Kholifah (Mahasiswi Magang STIMATA)

Exit mobile version