Yang Rindu Bandung, Cobain Mie Yamin di Kota Malang Ini

Mie Yamin Teteh (Mahasiswa Magang Unitri, Akroman)
Mie Yamin Teteh (Mahasiswa Magang Unitri, Akroman)

Kota Malang, blok-a.com – Kota Malang mempunyai kuliner khas lagi. Kali ini dari Bandung. Nama kuliner itu ialah Mie Yamin Teteh.

Lokasinya berada di Jalan Lebaksari Nomor 16, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Saat memasuki tempat kuliner ini terdengar musik khas Sunda.

Nampak pula di dalam warung ini ornamen seperti wayang golek khas Bandung dan foto Bandung jaman dulu.

Meskipun di Kota Malang, saat memasuki warung ini seperti di Kota Bandung.

Ornamen dinding khas bandung di dalam warung Mie Yamin Teteh (Mahasiswa Magang Unitri, Akroman)
Ornamen dinding khas bandung di dalam warung Mie Yamin Teteh (Mahasiswa Magang Unitri, Akroman)

Pemilik Mie Yamin Teteh, Mediana menjelaskan, warung ini beroperasi sejak tahun 2021 lalu.

“Yang menginspirasi membuka usaha kuliner ini adalah anak saya dan resep dari keluarga yang asli Bandung, sehari-hari kita masak di rumah, terus baru terpikirkan jualan Mie Yamin sebagai bentuk tanggung jawab untuk menafkahi keluarga,” kata dia.

Dia menjelaskan, yang menjadi pembeda Mie Yamin Teteh dengan mie yamin lainnya adalah bahan-bahan yang sebagian besar asli dari Bandung, sehingga menghasilkan rasa yang khas Bandung.

“Di sini saya Ingin menyajikan Mie Yamin Bandung yang mirip aslinya,” kata dia.

Nama Mie Yamin Teteh sendiri terinspirasi dari almarhum ibu Mediana yang asli orang Bandung.

”Dengan ‘Teteh’ sebagai sebutan untuk kakak perempuan di Bandung,” kata dia.

Menu favorit di sini yaitu, Mie Yamin Manis, Mie Yamin Asin. Selain itu juga ada mie kocok khas Bandung, mie bakso, tahu gejrot, dan bakmi.

Untuk harganya ada yang dari Rp 10 ribu, ada yang Rp 5 ribu untuk jajanan-nya. Untuk mie Yamin Manis dan Asin Rp 18 ribu saja.

“Tak hanya itu, harga menu disesuaikan dengan harga bahan baku, jika harga bahan baku naik, harga menu akan kami naikkan, jika bahan baku turun, harga menu juga kami turunkan,” tuturnya.

Dia memastikan bahwa perubahan harga tidak akan mengurangi rasa maupun porsi.

“Misalnya bahan naik, kita naikkan, jadi dari awal saya sudah fair sama customer, biasanya kalau harga naik itu kita infokan,” sambungnya.

Mie Yamin Teteh buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga pukul 19.00. Jika tutup sebelum jam tersebut jadi kehabisan bahan baku.

”Biasanya informasi penutupan diumumkan melalui Instagram atau status WA admin,” tambahnya.

Adapun jumlah pembeli sekitar 25 sampai 30 setiap harinya.

Sementara itu, Mie Yamin Teteh menyediakan kotak kecil untuk pelanggan yang sungkan memberikan saran secara langsung.

“Di sini juga mengumpulkan review dari pelanggan, yang sebagian besar adalah pelanggan setia. Review yang diberikan bervariasi, mulai dari bintang tiga hingga lima, tetapi mayoritas memberikan bintang lima,” tutupnya.

Penulis : Mahasiswa Magang Unitri, Akroman

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com