Blok-a.com – Blitar, kota tempat makam sang Proklamator Bung Karno, ternyata juga menyimpan kekayaan kuliner yang tak kalah menarik untuk dijelajahi. Dari makanan tradisional yang sudah turun-temurun hingga sajian kekinian yang digemari anak muda, Blitar menawarkan pengalaman rasa yang khas dan berbeda dari daerah lain di Jawa Timur.
Berikut 5 rekomendasi kuliner ikonik yang wajib Anda coba di Kota Blitar
1. Nasi Ampok Tlumpu
Nasi Ampok merupakan makanan khas Blitar yang terbuat dari jagung pipil. Proses pembuatannya, yaitu jagung dihaluskan, direndam agar empuk, lalu dimasak hingga menjadi nasi berbutir besar dan kenyal.
Untuk cita rasa autentik, datanglah ke daerah Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, di mana terdapat warung tradisional yang menyajikan nasi ampok dengan urap-urapan serta lauk seperti ikan asin dan tempe mendol. Warung yang terkenal beralamat di Jl. Ketapang No.30, Tlumpu, Sukorejo, buka mulai pukul 10 pagi hingga 8 malam.
Harganya sangat terjangkau, sekitar Rp5.000 hingga Rp7.000 per porsi, menjadikan nasi ampok pilihan hemat dan lezat bagi wisatawan dan penduduk lokal.
2. Nasi Pecel Mbok Bari
Nasi Pecel Mbok Bari adalah kuliner legendaris Blitar yang bertahan konsisten dengan rasa autentik sejak tahun 1964. Bumbu pecelnya khas dengan campuran kacang tanah, gula merah, jeruk purut, dan kencur, berbeda dari pecel Madiun yang cenderung pedas.
Warung Mbok Bari memiliki enam cabang di Blitar, termasuk yang sangat direkomendasikan dekat Makam Bung Karno di Jl. Ir. Soekarno No.217, Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul. Cabang ini buka dari pukul 05.30 pagi hingga 14.30 WIB.
Harga seporsi nasi pecel lengkap di sini berkisar Rp8.000 hingga Rp10.000, dengan berbagai lauk tambahan yang bisa dipilih. Pecel Mbok Bari sangat populer di kalangan warga dan wisatawan, termasuk kalangan artis.
3. Es Pleret Pak Tjip
Es Pleret adalah minuman khas Blitar yang terdiri dari bola kenyal dari tepung beras berwarna-warni yang disajikan dalam kuah santan manis, gula merah cair, dawet (cendol), dan es batu.
Salah satu tempat recommended untuk mencicipinya adalah Es Pleret Pak Tjip. Lokasinya di Jl. Kenanga No.7, Kepanjen Kidul, tepat di seberang Taman Pecut, area Alun-Alun Blitar.
Berjualan sejak 1989, Pak Tjip buka dari pukul 10.00 pagi hingga 15.00 sore, dengan harga sangat ramah di kantong sekitar Rp5.000 per gelas.
4. Warung Soto Bok Ireng
Soto Bok Ireng adalah warung soto legendaris yang sudah berdiri sejak tahun 1940-an. Berlokasi di Jl. Kelud, Kepanjen Lor, Kecamatan Kepanjenkidul, kota Blitar, warung ini menjadi pilihan favorit sarapan warga lokal dan wisatawan.
Keistimewaan soto ini terletak pada kuahnya yang dimasak menggunakan kuali tanah liat dengan tungku kayu bakar, menghasilkan aroma dan rasa khas yang khas. Porsi soto berisi nasi, daging sapi, jeroan, tauge, dan bawang goreng dengan kuah gurih manis yang menjadi ciri khas Blitar.
Harga semangkuk Soto Bok Ireng berkisar Rp9.000 hingga Rp10.000, dan warung buka setiap hari pukul 07.00 hingga 14.00 WIB.
5. Depot Uceng Anda
Uceng adalah ikan kecil khas air tawar yang menjadi kuliner populer di Blitar. Biasanya ikan uceng digoreng kering dengan tepung hingga renyah dan gurih, serta disajikan dengan sambal dan lalapan segar.
Nah, Depot Uceng Anda merupakan salah satu destinasi kuliner popouler yang menyediakan menu tersebut. Dengan lokasi di depan SMA Negeri 1, Garum, Jl. Raya Slorok, Kec. Garum, Kabupaten Blitar, dan cabang lainnya di Jl. Kusuma Bangsa, Jajar, Kanigoro, Kec. Kanigoro, Kabupaten Blitar. Masing-masing beroperasi setiap hari sejak pukul 07.30 hingga 18.00 WIB.
Penulis: Muhammad Naufal Abiyyu (mahasiswa magang UTM Bangkalan)




