Mojokerto, blok-a.com – Seorang perempuan warga Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, menjadi korban penipuan dan penggelapan setelah kenalan dengan pria tak dikenal melalui aplikasi kencan online, Tantan. Motor, dompet, hingga ponselnya raib dibawa kabur oleh pria yang baru dikenalnya selama dua hari itu.
Korban bernama Nur Aini (25), karyawan swasta asal Dusun Sukoanyar, Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro. Ia melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngoro pada Selasa malam (3/6/2025), sekitar pukul 19.30 WIB.
Kepada petugas, Nur Aini mengaku mulai berkenalan dengan pelaku yang memakai nama akun “Zalvin” di aplikasi Tantan pada 1 Juni. Setelah berkomunikasi melalui WhatsApp selama dua hari, keduanya sepakat untuk bertemu.
Pertemuan dilakukan di depan makam Dusun Jajar, Desa Jasem, Kecamatan Ngoro. Nur Aini datang dengan mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX hitam bernomor polisi S 6725 NBJ. Dari titik temu, pelaku kemudian membonceng bersama korban menuju Alfamidi di Jalan Raya Manduro.
“Sesampainya di depan toko, pelaku memberikan uang kepada korban untuk membeli makanan dan minuman,” kata Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi, dalam keterangannya, Rabu (4/6/2025).
Namun saat Nur Aini berada di dalam minimarket, pria tersebut justru kabur membawa sepeda motor milik korban, beserta sebuah tas yang berisi dompet, STNK, KTP, ATM, dan ponsel. Hingga kini identitas pelaku belum diketahui karena semua akun dan kontaknya menghilang.
Korban memperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp20 juta. Kasus ini kini tengah ditangani Unit Reskrim Polsek Ngoro.
“Barang bukti berupa surat keterangan dari FIF Finance dan dus ponsel telah diamankan. Kami masih melakukan penyelidikan,” kata Kompol Heru.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk kepala dusun setempat, dan tengah melacak identitas pelaku yang diduga menggunakan identitas palsu di aplikasi kencan online.(sya/lio)









