Kota Malang, blok-A.com – Menanggapi soal dugaan kucing mati massal karena diracun, Dokter Hewan Muda kota Malang beri ganggapan, Senin (26/09/2022).
Banyak beredar pemberitaan dugaan kucing mati massal yang diracun di salah satu perumahan kota Malang, Dokter Hewan Muda, Rizqi Amalia Sari mengatakan seharusnya perlu adanya sterilisasi kucing.
“Tidak harus diracun, mengurangi populasi kucing bisa dengan dilakukannya sterilisasi atau disebut ovariohisterektomi pada kucing betina dan untuk jantan kastrasi atau orchiectomy,” jelas Rizqi saat dikonfirmasi blok-A.com.
Lebih lanjut, Rizqi pun menjelaskan beberapa steril gratis untuk kucing liar di berbagai kota. Salah satunya di kota Malang, ia mengatakan beberapa klinik di kota Malang sering mengadakan sterili gratis di hari tertentu.
“Ada beberapa klinik di kota Malang yang menyediakan program steril gratis, di biasanya mereka mengadakan steril gratis dengan jumlah tertentu dan hari hari tertentu seperti perayaan hari ulang tahun klinik misalnya,” ungkap Rizqi.
Menurut pengalamannya saat magang dibeberapa daerah, ia pun mengatakan banyak steril gratis yang diadakan oleh dinas terkait. Namun sayangnya, menurut sepengetahuan Rizqi, ia tidak mengetahui program tersebut di kota Malang.
“Biasanya ada program, kayak pecinta kucing kerjasama dengan Pukeswan (Pusat Kesehatan Hewan) yang dinaugi dinas terkait, tapi kalau di Malang saya belum tau persis ada atau tidaknya program itu,” papar Rizqi.
Diakhir, Dokter Muda asal Jombang ini juga menjelaskan berbagai manfaat dari steril untuk kucing, salah satunya menguragi populasi dan untuk kesehatan itu sendiri.
“Manfaatnya banyak sekali, tidak hanya mengurangi populasi tapi juga untuk menjaga kekebalan tubuh kucing, tidak mudah terpapar penyakit, mengurangi agresif dan masih banyak lainnya,” pungkas Rizqi.
(ptu/bob)




