Jember, Blok-a.com – Pelaksanaan program pelayanan kesehatan jemput bola (Homecare) inisiatif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mendapatkan testimoni positif dari penerima manfaat.
Salah satunya Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum, KH Abdul Hakim usai menjalani serangkaian pemeriksaan fisik oleh tim dokter spesialis Puskesmas Arjasa di kediamannya pada Jumat, (18/9) pagi.
Kiai Abdul Hakim mengonfirmasi berdasarkan rekam medis pribadinya, bahwa kesehatannya dalam kondisi yang sangat prima. Penilaian klinis ini meliputi angka tekanan darah, kadar gula darah puasa, serta ritme detak jantung yang berfungsi secara normal sesuai kelompok usia.
Ia juga mengakui, keberhasilan menjaga kebugaran fisik di usia senja tersebut tidak lepas dari kedisiplinannya mengikuti anjuran medis serta pola hidup sehat.
Selain itu, Kiai Abdul Hakim juga menyampaikan kepuasannya atas pelayanan dan ketepatan diagnosis dari para nakes Pemkab Jember. Melihat performa pelayanan dasar tersebut, ia secara tulus menyampaikan doa restu dan harapan yang mendalam bagi masa depan Kabupaten Jember.
Dirinya berharap agar program dokter berkunjung ke rumah ini dapat terus dipertahankan ketersediaan anggarannya dan dilanjutkan secara konsisten di tahun-tahun mendatang.
Keberlanjutan program dinilai sangat penting agar asas keadilan sosial dalam sektor kesehatan dapat dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat bawah tanpa adanya diskriminasi kelas ekonomi.
Pemkab Jember sendiri menyambut hangat doa dan restu dari pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Ulum tersebut.
Kepala Diskominfo Jember Helmi Luqman menegaskan bahwa sinergi yang kokoh antara jajaran birokrasi pemerintahan daerah dan para tokoh agama memiliki tujuan mulia bagi peradaban daerah.
Pemkab Jember menginginkan agar para ulama dan pengasuh ponpes selalu diberikan kesehatan prima dan umur yang panjang. Agar senantiasa fokus membimbing umat, merawat stabilitas moral warga, serta membina karakter generasi muda menuju pencapaian visi besar Indonesia Emas 2045. (rio/ova)




