Sejarah Hari AIDS Sedunia yang Diperingati Tiap 1 Desember

Hari aids
Ilustrasi/Freepic

Dalam dua dekade lebih dari 33 juta orang hidup dengan infeksi HIV. Sejarah masuknya penyakit HIV dan AIDS di AS dimulai sejak tahun 1981. Sejak kasus AIDS pertama dilaporkan, sekitar 25 juta orang meninggal karena penyakit tersebut.

Meskipun ada anggapan bahwa asal HIV ini berasal dari Afrika, tetapi Amerika Serikat adalah negara pertama yang mengungkap keberadaan virus ini ke tengah-tengah masyarakat.

Pengambilan tanggal Hari AIDS Sedunia pertama kali dipahami sebagai sarana untuk memanfaatkan peliputan dari media barat semaksimal mungkin, terutama setelah berakhirnya pemilu AS dan sebelum berlangsungnya libur Natal.

Diusung Jurnalis di WHO

Hari AIDS Sedunia ini diusung oleh dua James Bunn dan rekannya Thomas Netter yang merupakan seorang jurnalis yang menjabat di WHO sebagai petugas Global Programme on AIDS.

James Bunn yakin pemilihan hari tersebut dapat menarik perhatian penonton terlebih lagi setelah hampir satu tahun liputan kampanye tanpa henti, maka ia dan rekannya memutuskan bahwa 1 Desember adalah tanggal yang ideal.

Penetapan hari tersebut sebagai World AIDS Day disetujui oleh Dr. Jonathan Mann, mantan kepala Global Programme on AIDS yang sekarang dikenal sebagai UNAIDS.

Pada tahun 1996, perencanaan dan promosi Hari AIDS Sedunia diambil alih oleh Global Programme on AIDS (UNAIDS), yang memperluas cakupan proyek menjadi kampanye pencegahan dan pendidikan sepanjang tahun.

Gedung putih juga mulai menandai hari ini dengan tampilan pita merah sebesar 28 kaki di tahun 2007, sebagai simbol pertama untuk menandai hari ini.

Hari AIDS Sedunia yang pertama berfokus pada tema anak-anak dan remaja untuk meningkatkan kesadaran akan dampak AIDS pada keluarga, bukan hanya kelompok yang biasa distigmatisasi oleh media (termasuk pria gay dan biseksual dan pengguna narkoba suntik).

Selama bertahun tahun terlewati, tema Hari AIDS Sedunia telah mencerminkan tujuan kebijakan otoritas kesehatan masyarakat, bergerak dari kesadaran dan pendidikan untuk tujuan yang lebih besar dari masyarakat dan kerjasama global.(ptu/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com