Atasi Pusing dan Lemas Saat Puasa dengan Teknik Akupresur

Dokter Umum RSUD Genteng, dr. Daniek Wardhani E.
Dokter Umum RSUD Genteng, dr. Daniek Wardhani E.

Banyuwangi, blok-a.com – Puasa di bulan Ramadan memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya adalah proses detoksifikasi alami. Namun, beberapa orang mungkin mengalami keluhan seperti pusing, mual, atau lemas saat berpuasa.

Salah satu cara yang bisa membantu meredakan keluhan tersebut adalah dengan teknik akupresur, metode pengobatan tradisional Tiongkok yang mirip dengan akupunktur, tetapi tanpa menggunakan jarum.

Dokter Umum RSUD Genteng, dr. Daniek Wardhani E., menjelaskan bahwa akupresur dilakukan dengan memberikan tekanan pada titik-titik tertentu di tubuh menggunakan siku, tangan, atau alat bantu khusus. Teknik ini diyakini dapat meningkatkan sirkulasi darah, merangsang sistem saraf, serta membantu tubuh lebih rileks.

“Dilakukan selama satu menit diulang satu menit sampai 20 menit tanpa menggunakan jarum,” jelasnya, Senin (10/3/2025).

Dalam prosesnya, ada beberapa teknik yang digunakan, seperti tekanan statis (pushing) dengan menekan tegak lurus secara ritmis, tekanan dengan gerakan memutar (rubbing), hingga tekanan kuat pada satu titik tertentu (pressing).

“Saat dilakukan harus ada sesansi nyeri atau terasa berat. Ini menandakan efek akupressur sedang bekerja aktif,” ungkap dr. Daniek Wardhani.

Beberapa titik akupresur yang dapat digunakan untuk meredakan pusing, mual, dan lemas saat berpuasa di antaranya di antarnya LR-3 (titik hati tiga), yaitu titik yang berada bagian lunak di antara ibu jari kaki dan jari kedua pada kaki. Titik LI4 (titik usus besar), titik yang berada di jari tangan, posisinya di bagian lunak antara jari telunjuk dan ibu jari.

“Kemudian titik SP-6 (titik limpa enam), titik yang berada sekitar tiga jari di atas pergelangan kaki, tepatnya pada bagian lunak atau otot betis bagian bawah. Juga ada titik Pc6, tiga jari di atas pertengahan pergelangan tangan,” urainya.

Menurut ilmu pengobatan tradisional Tiongkok, berbagai gangguan kesehatan terjadi akibat sumbatan energi atau chi dalam tubuh.

“Akupressur bekerja dengan cara membebaskan sumbatan energi tersebut. Teknik akupresur yang menekan titik-titik tertentu pada tubuh, dipercaya bisa mengatasi penyumbatan aliran energi, dan mengembalikan keseimbangan energi di tubuh Anda,” beber dr Daniek.

Dengan dengan teknik yang tepat, metode ini akan membantu meredakan keluhan pasien yang tiba-tiba datang saat mereka berpuasa.

“Kami berharap, dengan teknik Akupressur ini semoga bisa bermanfaat bagi yang berpuasa,” tutup dr. Daniek Wardhani E. (kur/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com