Sepak Terjang Aiptu Syaiful Anam, Anggota Polres Kediri Kota yang Jadi Guru Ngaji 

Anggota Polres Kediri Kota, Aiptu Syaiful Anam.
Anggota Polres Kediri Kota, Aiptu Syaiful Anam.

Kediri, blok-a.com – Menjaga keamanan dan melindungi masyarakat adalah tugas Polri. Ada upaya menarik yang dilakukan Aiptu Syaiful Anam, anggota Polres Kediri Kota, untuk memenuhi hal tersebut.

Dia menjaga masyarakat dengan menjadi guru ngaji di desa binaannya, di Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Dengan menjadi guru ngaji, ia menginginkan generasi muda ke depan aman. Dia saban hari mengajar ngaji di Masjid Masjid An-Nur Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto.

Awalnya, dia hanya sekadar berkunjung ke masjid di desa binaannya itu, apalagi saat Covid-19 melanda. Dia kala itu menjalankan tugas dinasnya untuk safari Ramadhan.

“Di masjid sana saya juga melihat aktivitas warga ketika bulan Ramadhan,” kata Aiptu Saiful, Sabtu (30/9).

Aiptu Saiful Anam yang juga anggota Bhabinkamtibmas ini, setelah lepas tugas keliling masjid dan musala, dan mengikuti kegiatan di Taman Pendidikan Alquran (TPA).

Saat itu, ia diberi tawaran dari seseorang pengurus masjid apabila memiliki waktu longgar, bisa mendampingi anak-anak mengaji.

“Saya terima tawaran itu. Mengajar ngaji mereka. Asal waktunya gak berbenturan dengan dinas,” ucapnya.

Lamanya menjalankan tugas menjadi Bhabinkamtibmas di Kelurahan Tamanan Kecamatan Mojoroto itu membuat namanya tidak asing bagi warga setempat.

Dia pun mengajar anak-anak mengaji yang mayoritas usianya masih TK ataupun Sekolah Dasar (SD).

Di sisi lain, ada kendala waktu ketika pelajaran karena anak-anak kadang capek, mengantuk, tapi ia memberi cerita tentang Nabi yang membuat mereka tertarik.

“Kalau mengajarnya sekalian ketika dinas di desa binaan pukul 09.00 WIB,” beber polisi asal Kelurahan Tosaren Kecamatan Pesantren ini.

Di sisi lain, Syaiful memilih ketika mengajar anak-anak mengaji memakai seragam dinas kepolisian dan kopyah ketimbang busana muslim, koko, ataupun sarung.

guru ngajiHal tersebut dia lakukan sebagai cara untuk pendekatan kepada mereka agar tidak takut karena polisi harus melindungi, melayani, dan mengayomi warganya.

“Alhamdulillah respon anak-anak sangat senang sekali ketika saya mengajar pakai seragam dinas,” tambahnya.

Impian Sejak Kecil

Anak kedua dari dua bersaudara ini mengaku tertarik menjadi guru mengaji dan menjadi impiannya sejak kecil.

Terlebih sejak kecil hingga dewasa sering mengikuti kegiatan agama seperti pengajian, mengaji, mencari ilmu, maupun lainnya di masjid dekat rumahnya.

Tak hanya itu, ia juga mendapatkan ilmu-ilmu agama Islam dari membaca buku di luar pelajaran sekolah maupun dari kiai.

“Bagi saya bisa menjadi guru ngaji sangat bangga sekali karena bisa memberikan ilmu-ilmu yang bermanfaat sekali,” tutur Syaiful.

Dalam mengajar ngaji tidak dilakukan setiap hari, melainkan satu minggu 3-4 kali pertemuan. Dia harus membagi waktu dinas pekerjaannya, mengajar anak-anak ngaji, hingga bertemu keluarga.

Selain itu, ia juga sering berkomunikasi dengan pengurus masjid maupun guru ngaji di sana apabila tidak mengajar.

“Kalau saya tidak ada benturan tugas dengan dinas pasti saya sempatkan kesana ke sana (Tempat Pembacaan Qur’an),” ungkap Polisi berdinas di Polsek Mojoroto ini.

Mengajar Sukarela

Bapak dua anak ini menyampaikan bahwa tidak pernah menerima gaji dalam mengajar ngaji ataupun memberikan ilmu tentang agama Islam kepada anak-anak.

Pasalnya, Aiptu Syaiful memilih hanya menjadi seorang relawan yang dapat membantu seperti halnya mengajar ngaji di desa binaannya.

Bahkan, ia juga menginginkan apa yang disampaikannya ketika mengajar bisa menjadi ilmu yang bermanfaat bagi anak-anak untuk ke depannya.

“Harapannya kepada anak-anak harus tetap semangat untuk belajar dalam mencari ilmu dan menjadi generasi penerus bangsa yang dapat membanggakan orang tua, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Sementara itu Kapolres Kediri Kota AKBP Tedy Chandra memberikan apresiasi atas inisiatif Aiptu Syaiful Annam. Dia berharap kegiatan seperti ini dipertahankan dan ditingkatkan lagi.

“Terima kasih atas inisiatif dan inovasinya, terus pertahankan dan tingkatan untuk berbuat hal hal baik seperti ini, mudah mudahan apa yang dilakukan Aiptu Syaiful Annam dapat ditiru anggota yang lain,” ujarnya.(sya/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?