Polisi Periksa 8 Saksi dari Perusahaan Pemilik Truk dalam Kecelakaan Maut Tol Pandaan-Malang

Kondisi truk yang terlibat kecelakaan maut di Tol Pandaan-Malang, Kabupaten Malang, Senin (23/12/2024) malam.(blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)
Kondisi truk yang terlibat kecelakaan maut di Tol Pandaan-Malang, Kabupaten Malang, Senin (23/12/2024) malam.(blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Penyidikan kasus kecelakaan di Jalan Tol Pandaan-Malang KM 77+300, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, 23 Desember lalu, terus bergulir.

Terkini, polisi memeriksa sejumlah saksi dari PT RAPI Trans Logistik, selaku perusahaan pemilik truk Mitsubishi Tronton Box nopol S-9126-UU.

Kasatlantas Polres Malang, AKP Widyagana Putra, mengatakan sejauh ini pihaknya telah memeriksa delapan saksi dari PT RAPI Trans Logistik.

“Untuk progres sampai dengan saat ini, kita sudah memeriksa beberapa orang. Dari PT RAPI ini ada delapan totalnya sementara yang kita mintai keterangan,” ujar Gana, Sabtu (4/1/2025).

Rencananya, pekan depan Polres Malang juga akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Kabupaten Malang untuk melanjutkan penyidikan insiden maut yang menewaskan 4 orang tersebut.

“Minggu besok kita akan melaksanakan ekspos juga dengan kejaksaan terkait dengan hasil apa-apa saja yang didapatkan,” ungkapnya.

Sejumlah pihak yang telah dimintai keterangan di antaranya mekanik, engineering, dan sebagainya. Di luar itu, penyidik juga meminta keterangan sejumlah saksi ahli transportasi.

“Itu semua dihadirkan dan memberikan keterangannya, tapi ini belum bisa kami sampaikan sepenuhnya. Nanti kita sampaikan kepada rekan-rekan kembali terkait dengan updatenya,” terangnya.

Lebih lanjut, Gana mengatakan sebanyak 44 korban luka dalam peristiwa tersebut telah dipulangkan ke rumah masing-masing dan menjalani rawat jalan.

Selain itu, ada empat orang korban yang masih menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit di wilayah Malang akibat luka berat yang diderita.

“Apabila dilihat dari update dari rumah sakit yang melaksanakan perawatan, ini insyaallah pada minggu-minggu ini korban sudah bisa melaksanakan rawat jalan atau sudah bisa pulang,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut ini terjadi di kilometer 77 Tol Pandaan-Malang, Senin (23/12/2024) pukul 15.17 WIB.

Kronologi kecelakaan bermula saat sebuah truk bermuatan pakan ternak tidak kuat menanjak dalam kondisi jalan tanjakan di KM 77+300A Tol Pandaan-Malang, arah Surabaya-Malang.

“Truk berhenti di bahu jalan dan sempat diganjal oleh sopir, namun ganjalan tersebut tidak cukup kuat sehingga truk mundur secara tidak terkendali,” kata Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, Senin (23/12/2024).

Nahasnya, pada saat bersamaan, dari belakang truk melaju bus pariwisata Tirto Agung yang membawa rombongan pelajar SMP Islam Terpadu dari Gunung Putri, Bogor.

Tabrakan pun tidak dapat dihindarkan. Bus tersebut akhirnya terguling dan melintang ke badan jalan.

Insiden tersebut menewaskan empat orang, termasuk sopir bus. Korban luka-luka dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat, seperti RSUD Lawang dan RS Saiful Anwar Malang. (ptu/lio)

 

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com