Mayat Tanpa Busana Ditemukan Hanyut Di Saluran Air Sekunder Songgon

Banyuwangi Blok A – Warga Songgon digegerkan penemuan mayat perempuan hanyut disaluran air sekunder 2, Dusun Krajan Kulon, Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Minggu (9/5/2022).

Awal ditemukannya mayat di aliran sungai, saksi Suwarno (70) warga Dusun Tenggororejo RT 01 RW 02, Desa Songgon mendapat kabar dari anaknya yang sedang bermain di sungai, mendapati sosok perempuan meninggal dunia di sungai.

Dari laporan anak tersebut, Suwarno langsung menuju sungai dimaksud untuk melihat kebenarannya.

“Saksi Suwarno diberitahu anaknya ada sesosok perempuan meninggal dunia hanyut di aliran sungai sekunder 2 dan tersangkut di batu,” kata AKP Eko Darmawan.

Lanjut AKP Eko Darmawan, dari laporan anaknya tersebut, Suwarno langsung menuju ke lokasi, dan mendapati sesosok mayat berjenis kelamin perempuan dengan posisi terlentang tanpa busana. Kemudian, Suwarno menginformasikan ke warga lainnya.

“Setelah menginformasikan ke warga lainnya, salah satu warga melaporkan ke Polsek Songgon,” terangnya.

Atas laporan tersebut, kata Kapolsek Songgon pihaknya bersama tim medis dari Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Songgon langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Korban bernama Jumiatun (79) warga Desa Songgorejo, Desa Songgon, Kecamatan Songgon. Setiap harinya korban mandi dan mencuci di sungai tersebut,” terangnya.

Kapolsek Songgon menjelaskan, selanjutnya pihaknya langsung mengevakuasi korban.

“Dari pemeriksaan tim medis, ditemukan luka-luka di tiga tempat di kepala, luka tergores di bagian tangan dan kaki, luka lebam di bagian mata, pipi dan punggung,” bebernya.

Menurut AKP Eko Darmawan, diduga korban meninggal dunia hanyut saat mandi, dan terbawa arus sungai sekitar 2 kilometer.

“Pada saat kejadian, arus sungai sekunder sangat deras dengan kedalaman air kurang lebih sekitar 40 centimeter,” paparnya.

Lanjut Eko Darmawan, atas kejadian ini pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan outopsi.

“Keluarga korban membuat surat pernyataan penolakan untuk dilakukan outopsi. Selanjutnya kami menyerahkan jenazah ke keluarga Korban, untuk dimakamkan,” pungkasnya. (Dendi)

Exit mobile version