Surabaya, blok-a.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto, melakukan silaturahmi roadshow ke stakeholder, untuk menyukseskan Pemilu 2024.
Dia berharap Pemilu, 14 Februari 2024 di Jawa Timur berlangsung aman, damai dan menyejukkan.
Pria asal Malang yang memanggul bintang dua di pundak itu mengajak insan pers untuk turut berperan aktif dalam mewujudkan situasi yang kondusif.
“Selama seminggu pelaksanaan kampanye Pemilu 2024 di Jawa Timur, sudah berjalan aman dan saya berharap kondisi ini berlangsung hingga selesai Pemilu. Saya hanya melihat yang penting daerah Jawa Timur aman,” tegasnya di Kantor PWI Jatim Jalan Taman Apsari 15-17 Surabaya, Rabu (6/12/2023).
Tentang netralitas Polri yang mendapat sorotan sosial media, Imam menegaskan, sudah menekankan seluruh jajarannya, termasuk istri-istrinya, untuk menjaganya dengan ketat.
“Bahkan sampai instagram atau sosial media yang dimiliki anggota dan istrinya juga mendapat perhatian agar jika ada hal-hal yang mengganggu segera diselesaikan. Kita harus netral,” tegasnya.
Tentang peta kerawanan Jawa Timur saat Pemilu 2024 ini, mantan ajudan Presiden Susilo Bambang Ydhoyono itu, menyebutkan, Polda Jatim bersama Mabes Polri sudah memetakan kondisi daerah dengan seksama.
“Untuk Jawa Timur yang masuk daerah rawan satu adalah Pulau Madura, Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep, juga daerah tapal kuda,” paparnya.
Namun menurutnya, dalam penilaian ketiga Agustus lalu, Jawa Timur sudah masuk kategori rawan saja.
“Untuk itu butuh kerjasama dengan semua komponen, termasuk wartawan, dalam menciptakan kondisi Pemilu 2024 di Jawa Timur, aman dan menyejukkan,” tambahnya.
Sementara Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, berharap, wartawan tetap independen dan menjaga kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugas kewartawanannya.
“Dengan berpegang pada kode etik jusnalistik, kita akan terhindar dari permasalahan akibat pemberitaan,” tandasnya.(kim)









